Laporan INILAHCOM dari Italia

Wise Ungkap Penyebab Kekalahan Garuda Select

RA
Oleh Reza Adi Surya
Kamis 23 Januari 2020
share
(inilahcom)

INILAHCOM, Milan - Garuda Select menelan kekalahan 2-3 lawan Inter Milan. Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise membeberkan penyebab kekalahan anak asuhnya.

Berlaga di Suning Youth Development Center, Rabu (22/1/2020) malam WIB, Garuda Select sempat tertinggal melalui gol Gabriele Menegatti. Garuda Select bangkit dan membalikkan skor 2-1 di babak pertama berkat gol Bagus Kahfi dan Ferdiansyah.

Di babak kedua, Inter berhasil menambah dua gol melalui Tomasso Cleciri dan Andrea Cappadona. Skor 2-3 bertahan hingga waktu 2x40 menit usai.

Ini menjadi kekalahan kedua selama melakukan ujicoba di Italia. Sebelumnya, David Maulana dan kawan-kawan menang 3-0 atas Torino dan tumbang 1-2 lawan Juventus.

Wise menilai, kekalahan anak asuhnya terjadi karena banyaknya kesalahan mendasar yang dilakukan para pemain. Salah satunya adalah kiper, Yogi Hermawan. Dia gagal menepis bola yang sebenarnya tak terlalu kencang dan berujung terciptanya gol pertama Inter.

"Gol pertama sangat buruk, harusnya Yogi bisa lebih baik lagi. Ini sangat mengecewakan. Saya pikir Inter belum mencatatkan tendangan ke gawang dan kami bermain lebih baik serta ada beberapa peluang untuk unggul," kata Wise.

"Saya pikir Inter tak melakukan banyak hal tapi kemudian kesalahan dilakukan Yogi. Dia sangat kecewa dengan gol tersebut. Tapi kami bisa mencetak gol penyeimbang melalui Bagus, skil individu yang baik kemudian gol indah dari Ferdi," tambahnya.

Konsentrasi lini belakang Inter tidak fokus saat babak kedua. Baru dua menit laga berjalan, gawang Yogi kebobolan.

"Di babak kedua kami kebobolan cepat dengan cara mendasaar. Dari bola panjang ke kanan pertahanan kami dan Fajar terlalu mudah dilewati lawan. Banyak kesalahan bodoh, kesalahan individu. Penyelesaian akhir juga kurang baik. Ada peluang Brylian tinggal berhadapan dengan kiper tapi sontekannya terlalu lemah," ungkap legenda Chelsea itu.

"Kami menang 3-0 lawan Torino, kalah 1-2 dari Juventus, dan sekarang 2-3 lawan Inter. Hasil yang tak terlalu buruk sebenarnya. Yang membuat saya sedikit senang adalah, semua pemain benar-benar sedih di ruang ganti. Mereka tahu laga ini penting untuk memikat pemandu bakat Inter," tandasnya.

Setelah Inter Milan, Garuda Select akan melakoni laga terakhir melawan Como, Senin (27/1/2020) sebelum nantinya kembali ke Inggris.

Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select.

Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di https://mola.tv/categories/gs-cat.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA