Merpati Balas Kekalahan dari GMC Cirebon

IN
Oleh inilahcom
Kamis 13 Februari 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Merpati Bali berhasil mengalahkan GMC Cirebob dengan skor 72-53 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Rabu (12/2/2020) pada lanjutan Srikandi Cup 2020.

Hasil ini sekaligus memutus serangkaian kekalahan Merpati Bali atas GMC. Merpati Bali menelan dua kali kekalahan saat melawan GMC, baik di ajang pra musim maupun pada seri pertama kemarin.

Laga berlangsung sengit dari menit pertama. Di awal kuarter pertama GMC memaksa Merpati bermain dibawah tekanan, mereka bahkan unggul 14-0, sebelum akhirnya pelatih Merpati Bali Bambang Asdianto Pribadi meminta time out.

Usaha tersebut berhasil membuat Merpati keluar dari tekanan, walau tetap saja Anjelin Simanjuntak dkk akhirnya unggul 10 menit pertama atas Merpati (20-11).

Kuarter kedua Merpati Bali mencoba mengejar GMC. Hampir saja Merpati berbalik unggul. Enam poin beruntun yang dilepaskan Regita Pramesti pada dua menit terakhir sempat menipiskan kedudukan menjadi 27-26.

Tapi GMC segera bangkit lagi. Kali ini Faizzatus Shoimah membawa timnya unggul berkat tambahan lima angkanya, sekaligus menutup babak pertama 32-28.

Lepas turun minum permainan Merpati Bali mulai terlihat. Penjagaan zone defense yang diperagakan oleh skuad Arief Gunarto, juga dapat terbaca. Ditambah lagi beberapa penyerangan GMC tidak dapat membuahkan poin.

Sebaliknya, tembakan Regita Pramesti dan pemain Merpati lainnya, bersarang telak di jaring lawan. Puncaknya di kuarter akhir, GMC harus kehilangan Faizzatus Shoimah akibat cedera angkle, padahal di game ini ia mencatatkan 18 angka, terbanyak dari rekan-rekannya.

Sementara Regita Pramesti yang bermain selama 20 menit untuk Merpati, berhasil menjadi pemain terbaik pada pertandingan hari ini. Pemain yang berposisi sebagai shooting guard tersebut mengemas 17 angka, sembilan poin diantaranya dibuat dari tembakan tiga angka.

Pelatih Merpati Bambang Asdianto Pribadi tidak lupa memuji kinerja seluruh pemainnya hari ini. Namun ia memberikan catatan, khususnya di kuarter pertama.

"Kuarter pertama kami banyak melakukan kesalahan (9 turnover).Tapi kemudian kita bangkit mengurangi turnover dan pada saat GMC melakukan zone defense, shooter saya siap dan tembakannya juga banyak yang masuk," ujarnya.

"Game ini juga sangat menguras emosi, mungkin anak-anak ingin cepat menang jadi di awal terburu. Besok lawan kami adalah tuan rumah Scorpio. Saya adalah tipe pelatih yang selalu ingin dan termotivasi untuk bisa mengalahkan tim tuan rumah di setiap seri manapun," pungkasnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA