Catatan Buruk Mourinho Lawan Mantan Tim Berlanjut

AB
Oleh Arif Budiwinarto
Minggu 23 Februari 2020
share
(Foto: gettyimages)

INILAHCOM, London - Catatan buruk Jose Mourinho menghadapi mantan timnya berlanjut usai Tottenham Hotspur dikalahkan Chelsea 1-2 di Liga Premier Inggris.

Melawat ke Stamford Bridge, Sabtu (22/2/2020) malam WIB, Tottenham tertinggal 0-2 sampai 90 menit waktu normal. Dua gol The Blues dicetak Olivier Giroud menit ke-15 dan Marcos Alonson menit ke-46.

The Lily White baru bisa menipiskan skor jadi 1-2 mendekati laga, sepakan Erik Lamela berubah arah setelah mengenai bek Chelsea, Antonio Rudiger. Kekalahan ini menghentikan catatan tiga kemenangan beruntun Spurs di Liga Inggris.

Selain itu, hasil minor melawan Chelsea menambah panjang catatan kurang oke Mourinho saat jumpa klub-klub yang pernah diasuhnya. Dari sembilan kali berhadapan dengan Manchester United dan Tottenham di seluruh kompetisi, Mou cuma dua kali menang dengan skor 2-0 pada 16 April 2017 dan 2-1 pada 25 Februari 2018.

Sisanya, pelatih asal Portugal sekali seri dan enam kali kalah, termasuk saat Spurs menjamu Chelsea pada 22 Desember yang berkesudahan 0-2 untuk Tim London Biru.

Fakta lainnya, Mourinho juga punya catatan buruk saat kembali ke Stamford Bridge sebagai pelatih tim lawan. Dia belum pernah menang sama sekali dari empat lawatan ke kandang Chelsea itu di Liga Premier Inggris (1 imbang 3 kalah).

Usai laga, Mourinho fokus mengomentari penampilan pemainnya, bukan rekor buruk di Stamford Bridge. Menurutnya, ada banyak faktor yang menyebabkan Spurs kalah, salah satunya minimnya kreatifitas lini serang karena absennya sejumlah pilar utama.

Sebagai informasi, di laga ini Mourinho tidak bisa menurunkan Harry Kane dan Son Heung-Min yang harus absen karena cedera. Keduanya merupakan mesin gol The Lily White sejauh ini, Kane sudah mengemas 11 gol serta dua assist, sementara Son mengoleksi sembilan gol dan tujuh assist.

"Saya tidak merasakan apapun, jujur saja. Saya fokus ke pertandingan, saya tidak merasakan apapun. Tak masalah," ujar Mourinho dikutip dari BBC.

"Untuk menciptakan banyak peluang, Anda membutuhkan seorang target man atau pemain cepat yang bisa menjambatani tiap posisi, Anda perlu perubahan dinamis dalam tim."

"Kami tidak memiliki penyerang, dan pemain-pemain kami mengalami kelelahan, sesederhana itu. Kami sudah melakukannya dengan sangat baik. Jika saja kami mencetak gol terlebih dulu, saya pikir kami memiliki kesempatan (menang) karena kami bermain lebih terorganisir. Tetapi, saat mereka mencetak gol sebelum kami dan kami tertinggal, itu sangat-sangatlah sulit bagi kami," ia memungkasi.

Dengan hasil ini, Chelsea tetap di posisi empat dengan mengemas 44 poin unggul empat angka dari Tottenham di peringkat lima.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA