Persija vs Persebaya Ditunda, Farias Sindir LIB

AB
Oleh Arif Budiwinarto
Selasa 10 Maret 2020
share
(Persija.id)

INILAHCOM, Jakarta - Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias, heran timnya dilarang bermain di Jakarta oleh Pemprov DKI Jakarta terkait penyebaran Virus Corona. Sedangkan pertandingan tim lainnya malah mendapat lampu hijau.

Setelah Pemerintah Indonesia mengonfirmasi 19 orang positif Virus Corona, Pemprov DKI meresponnya dengan melarang segala bentuk acara keramaian sampai batas waktu yang belum ditentukan. Termasuk di dalamnya pertandingan sepakbola Liga 1 2020.

Keputusan tersebut berdampak pada ditundanya pertandingan pekan kedua antara Persija versus Persebaya Surabaya yang harusnya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 7 Maret kemarin.

Operator Liga 1 2020, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), sebenarnya punya opsi menggelar pertandingan tanpa penonton, namun mereka menolak. LIB terpaksa menunda pertandingan karena mengikuti aturan pemerintah daerah.

Penundaan laga tersebut dikeluhkan pelatih Persija, Sergio Farias. Ia menyindir keputusan pemda dan LIB mengaitkannya dengan laga AFC Cup antara PSM Makassar versus Kaya Iloilo FC yang akan digelar di Stadion Madya Senayan, Selasa (10/3/2020) sore ini.

"Ada berapa pertandingan di dunia sekarang dibatasi, tidak boleh ada penonton. Tapi saat saya pergi belanja dan jalan keluar selalu banyak orang di luar dan di mana-mana," kata Farias, Senin (9/3/2020) kemarin.

"Jadi semua karena ada aturan, itu seharusnya tidak boleh juga ada orang di keramaian dan jalan-jalan. Jadi kenapa di dalam stadion tidak boleh ada penonton, tapi saat di luar dan pusat perbelanjaan tetap ada banyak orang?."

"Waktu kita main final kemarin hanya ada penonton suporter dari Persebaya. BFC hanya punya sedikit penonton, jadi kalau penonton kita datang ke sana boleh, dong!," ia memungkasi.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA