16 Besar Liga Champions Eropa

Liverpool Kalah, Klopp Sindir Permainan Atletico

AB
Oleh Arif Budiwinarto
Kamis 12 Maret 2020
share
(Skysports)

INILAHCOM, Liverpool - Jurgen Klopp menyebut permainan Liverpool sudah bagus, sebaliknya dia menyindir permainan sepakbola negatif yang diperagakan Atletico Madrid.

Liverpool dalam situasi tertinggal agregat 1-0 saat menjamu Atletico di Anfield, Kamis (12/3/2020) dinihari WIB, pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa. Si Merah butuh kemenangan setidaknya dua gol tanpa kemasukan untuk membalikkan situasi.

Harapan sempat muncul saat Georginio Wijnaldum mencetak gol di menit ke-43, agregat pun sama kuat 1-1. The Reds yang butuh satu gol lagi kesulitan menghadapi permainan defensif Atletico, walhasil skor 1-0 bertahan hingga 90 menit waktu normal usai. Untuk menentukan pemenang, laga berlanjut ke extra time 2x15 menit.

Drama terjadi, sempat unggul 2-0 berkat sumbangan gol Roberto Firmino di menit ke-97, gawang Liverpool justru kemasukan tiga gol balasan Atletico yang masing-masing dicetak Marcos Llorente menit ke-97 dan ke-105, serta Alvaro Morata pada menit ke-120.

Kalah 2-3 Liverpool dipastikan gagal mempertahankan gelar juara, sedangkan Atletico melaju ke babak perempatfinal berkat keunggulan agregat 4-2.

Jurgen Klopp tak mau menyalahkan timnya, dia melihat para pemain sudah berupaya menjalankan instruksi bermain menyerang guna mencetak banyak gol. Hanya saja, Klopp kurang senang dengan anti-strategi yang diterapkan Diego Simeone.

"Saya sepenuhnya gembira dengan penampilan kami. Memang sulit untuk menghadapi tim seperti ini," kata Klopp dilansir dari BBC.

"Saya tidak mengerti dengan kualitas yang mereka miliki, mereka bermain sepakbola seperti ini. Saya tidak memahaminya. Tapi pemenang memang selalu benar."

"Saat saya melihat pemain-pemain seperti Llorente, Koke, Saul, mereka bisa memainkan sepakbola yang bagus tapi mereka bermain begitu dalam di daerah pertahanan sendiri dan melakukan serangan-serangan balik," ia memungkasi.

Dalam satu bulan terakhir, Liverpool sudah kehilangan dua kesempatan merain trofi. Sebelumnya, mereka juga tersingkir putaran kelima Piala FA usai dibungkam Chelsea. Namun demikian, Si Merah berpeluang besar menutup musim ini dengan raihan trofi Liga Champions Eropa.

Mohammed Salah dkk kini cuma butuh dua kemenangan lagi untuk memastikan gelar juara liga yang terakhir kali mampir di Anfield 30 tahun lalu.[rza]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA