Pesan Tontowi Ahmad untuk Praveen/Melati

RA
Oleh Reza Adi Surya
Rabu 18 Maret 2020
share
(PBSI)

INILAHCOM, Jakarta - Ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti baru saja menjuarai All England 2020. Tontowi Ahmad berpesan, Praveen/Melati jangan merasa cepat puas.

Bertanding di Arena Birmingham, Minggu (15/3/2020), Praveen/Melati mengalahkan pasangan asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, melalui pertarungan tiga gim, 21-15, 17-21, dan 21-8.

Bagi Praveen, ini adalah gelar All England keduanya setelah sebelumnya pernah naik podium tertinggi bersama Debby Susanto di 2016. Sementara bagi Melati, ini merupakan gelar super 1000 pertama dalam kariernya.

Tontowi, yang berhasil menjuarai All England tiga kali beruntun (2012, 2013, 2014) bersama Liliyana Natsir, bangga Praveen/Melati bisa juara All England. Dia berharap, Praveen/Melati tak cepat puas karena turnamen lebih besar, Olimpiade, sudah ada di depan mata.

"Pertama, selamat untuk Praveen dan Melati. Mereka pantas mendapat gelar juara. Menurut saya mainnya mereka luar biasa, tembakan Praveen kencang dan (permainan) depan (net) Melati rapi," kata Tontowi, kepada INILAHCOM.

"Pesan saya, pertahankan motivasi, latihan yang bagus, dan semangat jangan kendor untuk Olimpiade. Jangan cepat puas karena Olimpiade sudah di depan mata," tambah peraih medali emas Olimpiade 2016.

Penampilan Praveen menurun drastis usai menjuarai All England 2016. Bahkan, dia sempat mendapat peringatan dari PBSI beberapa waktu lalu karena indisipliner. Saat itu Praveen nyaris dicoret dari turnamen Denmark Open 2019, tapi dia bisa membuktikan diri dengan menjadi juara.

Tak ada yang berubah dari sosok Praveen yang dia kenal, termasuk saat dijatuhi sanski karena indisipliner. Menurut Tontowi, tak ada yang bisa menghentikan permainan Praveen saat motivasinya sedang tinggi.

"Sebenarnya tak ada banyak perubahan. Kalau menurut saya, Praveen tinggal motivasinya saja. Untuk permainan tidak ada masalah. Kalau motivasinya tinggi, mainnya bagus dan semua kemampuan dia keluar," ujarnya.

"Masalah konsistensi tergantung dari kemauannya dia. Mudah-mudahan dengan mendapatkan gelar All England ini, dia semakin termotivasi, semakin semangat meraih gelar-gelar selanjutnya," tandas Tontowi.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA