Mancini Syok Lihat Truk Penuh Korban Jiwa Covid-19

RA
Oleh Reza Adi Surya
Senin 23 Maret 2020
share
 

INILAHCOM, Bergamo - Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini kaget melihat banyaknya peti mati korban Covid-19 yang dibawa truk-truk militer. Mancini menyebut, pemandangan itu bagaikan pukulan telak.

Italia menjadi negara Eropa paling parah terdampak pandemi Covid-19. Setidaknya ada 5.476 pasien meninggal dunia. Bahkan, dalam waktu 24 jam, tercatat ada 651 pasien yang meninggal dunia.

Kota Bergamo, yang termasuk wilayah Lombardy, menjadi kota paling terdampak Covid-19. Sejak 18 Maret lalu, truk-truk militer membawa 150 peti mati korban meninggal dunia virus yang berasal dari Wuhan, China.

Mayat yang ada di peti tersebut akan dikremasi di kota lain, karena tempat kremasi di Bergamo sudah kelebihan mayat meskipun beroperasi penuh 24 jam. Kenyataan ini membuat Mancini kaget dan sedih.

"Pemandangan kendaraan militer yang melakukan konvoi keluar dari Kota Bergamo membawa peti mati (korban Covid-19) bagaikan pukulan telak di wajah," ujar Mancini, dikutip dari Football Italia.

"Ada yang berpikir mereka meninggal karena tak ada tempat lagi tersedia di ruang perawatan intensif sangat tak bisa diterima. Tim medis kami melakukan tugas heroik dan saya percaya pada mereka. Itu sebabnya saya tak pernah berpikir meniggalkan Italia," katanya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA