Gaji Pemain Persib Masih Full, tapi...

RA
Oleh Reza Adi Surya
Senin 30 Maret 2020
share
(Simamaung)

INILAHCOM, Bandung - Persib Bandung masih membayar penuh gaji para pemainnya di bulan Maret. Tapi, tak menutup kemungkinan nantinya ada penyesuaian sebagai dampak terhentinya kompetisi Liga 1 2020.

PSSI menghentikan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 terkait semakin meluasnya penyebaran Covid-19. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan telah mengeluarkan Surat Keputusan bernomor SKEP/48/III/2020 tertanggal 27 Maret 2020 ini bahwa bulan Maret, April, Mei dan Juni adalah keadaan kahar atau force majeure.

Manajemen Persib berbicara mengenai kebijakan yang diambil oleh pihak federasi. Umuh Muchtar mengatakan, untuk bulan Maret, gaji pemain yang diberikan masih full tanpa pemotongan. Namun demikian dia tidak menampik bahwa ke depannya bisa saja manajemen memberlakukan instruksi dari PSSI.

Salah satunya ada kebijakan setiap klub hanya membayarkan 25 persen gaji pemain hingga Juni mendatang.

"Kalau gaji bulan ini masih full, kalau bulan depan bagaimana ambil kesimpulan. semoga masih bisa dikasih full untuk gaji bulan depan, tapi nanti ini bisa jadi lama-lama ada perubahan dan kebijakan," kata Umuh, yang merupakan Komisaris PT. Persib Bandung Bermartabat, dikutip dari Simamaung.

Ketika kompetisi terhenti, maka pemasukan klub juga tidak sama seperti biasanya. Sehingga kas klub otomatis tidak bisa untuk terus membayar gaji pemain dengan normal setiap bulannya. Jadi mulai April kemungkikan Persib akan menggugurkan kontraknya dengan pemain karena kondisi sepakbola yang force majeure.

"Otomatis dibubarkan dulu, kontrak pun juga dibatalkan lagi, dari PSSI kan sudah ada di klausulnya dan kita batalkan lagi, kita ikuti aturan aturan dari PSSI, karena bagaimanapun kita menginduk pada PSSI," tambah Umuh.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA