Soal Gaji Pemain, Persib Ikuti Saran PSSI

RA
Oleh Reza Adi Surya
Jumat 10 April 2020
share
(Liga Indonesia)

INILAHCOM, Bandung - Terkait gaji pemain selama pandemi Covid-19, Persib mengkuti saran PSSI. Para pemain akan dibayar maksimal 25 persen.

Beberapa waktu lalu, PSSI memberi masukan bagi kontestan Liga 1 dan Liga 2 terkait pemberian gaji di masa jeda atau penundaan kompetisi karena wabah virus corona, yakni setiap klub dapat melakukan perubahan kontrak kerja tentang gaji yang maksimal bisa dibayarkan 25 persen kepada pelatih, pemain, dan ofisial selama periode Bulan Maret, April, Mei, dan Juni.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar mengaku siap menerapkan saran dari PSSI. Federasi, sebagai induk sepak bola Indonesia, memberikan anjuran yang penting agar keuangan bisa stabil selama tidak melaksanakan pertandingan.

"Ini kan kebijakan dari PT mengambil keputusan karena sesuai anjuran PSSI. Kalau Persib dibedakan dengan yang lain, pasti nanti jadi kecemburuan dan jadi permasalahan. Makannya ikuti dulu saja aturan," kata Umuh, di laman Liga Indonesia.

"Pemain sudah dijelaskan, mereka menerima dan tahu kondisi ini. Apa boleh buat, kalau mereka tidak terima bagaimana lagi ya," tambahnya.

Bos Persib Glenn T Sugita saat ini berusaha menutupi kos kekurangan yang ada di tim selama Persib tidak bertanding. Mereka juga tidak mau sampai kejadian ada tunggakan yang membuat pemain kabur dan citra Persib tercoreng.

"Sementara dari pribadi Pak Glenn, mungkin seperti itu. Dan mungkin juga ada cadangan keuangan PT (PBB) yang dikeluarkan. Tapi enggak tahu berapa cadangannya," ujarnya.

Rencananya manajemen Persib memberi gaji 25 persen kepada pemain sampai Mei. Sementara bulan Juni akan ditinjau ulang.

"Mungkin dua sampai tiga bulan. Sekarang April, terus nanti Mei sampai Juni dicoba dilihat," tandasnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA