Ini Kegiatan Atlet ONE Indonesia Saat PSBB

RA
Oleh Reza Adi Surya
Senin 20 April 2020
share
(One Championship)

INILAHCOM, Jakarta - Semua masyarakat Indonesia terdampak dari pandemi Covid-19, termasuk tiga atlet ONE Championship Indonesia, Eko Roni Saputra, Priscilla Hertati Lumban Gaol, dan Stefer Rahardian.

Di pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) hingga 23 April mendatang. Pemerintah juga mengimbau masyarakat tak keluar rumah, mudik, social dan physical distancing.

"Saya hanya keluar jika saya ingin membeli makanan atau pergi ke pasar. Saya melakukan banyak latihan di rumah dan memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga. Saya rindu bertanding dan tentu saja merindukan 100% sesi latihan. Dan Anda tidak dapat melakukan apa yang biasanya Anda lakukan untuk saat ini," kata Eko, yang pada Februari lalu mengalahkan Khon Sican (Kamboja) di ONE: Warriors's Code di Jakarta.

"Meskipun demikian, saya masih tetap sibuk dengan semua latihan di rumah, bermain dengan anak-anak saya, membersihkan rumah dan memasak dengan istri saya," tambah Eko.

Sementara itu, Priscilla yakin jika semua orang memainkan peran mereka sesuai porsinya, maka semuanya akan segera kembali normal seperti seharusnya.

"Tetap bugar, lakukan pembatasan sosial seperti yang dikatakan pemerintah, dan lebih baik tinggal di rumah jika Anda tidak memiliki hal-hal yang sangat mendesak untuk dilakukan di luar dan mari berharap corona virus ini akan segera berakhir sehingga kita dapat kembali ke kehidupan normal kita," ungkap Priscilla, juara dunia wushu.

"Saya tetap bugar dengan melakukan berbagai latihan rutin di rumah. Saya mencuci tangan lebih sering, mandi lebih banyak dan membersihkan semua pakaian yang baru saja saya kenakan, minum vitamin, mengkonsumsi makanan yang layak, mengikuti jadwal latihan dan memastikan istirahat yang cukup," tambahnya.

"Terlepas dari latihan saya, selama tiga minggu terakhir saya telah menghabiskan sebagian besar waktu untuk streaming film dan berselancar di Internet," kata Priscilla.

Sementara itu, pemberlakukan PSBB tidak begitu buruk bagi petarung kelas strawweight Stefer Rahardian. Pria berusia 33 tahun yang telah mematahkan empat kekalahan beruntunnya pada Oktober lalu sedang memanfaatkan waktunya di rumah untuk pulih dari cedera.

"Saya pikir saya sudah menghadapi pandemi Covid-19 ini dengan baik. Saya menjalani operasi lutut tepat sebelum pandemi, sehingga kegiatan tinggal di rumah sangat cocok untuk kesembuhan saya. Saya punya program terapi yang membuat saya sibuk dan membantu kebugaran saya meningkat saat di rumah," ucap Stefer.

Sedikit demi sedikit peningkatan setiap hari membuat saya senang, sehingga sudah pasti menjadi kegiatan favorit saya selama masa PSBB. Secara keseluruhan, perkembangan dalam pemulihan saya sangat positif. Saya telah memfokuskan diri pada pemulihan lutut dan saya terkejut melihat betapa cepatnya saya membaik belakangan ini," lanjutnya.

Sisi positif juga dirasakan Priscilla. Sejak adanya pandemi Covid-19, semua orang mulai memperhatikan kebersihan.

"Banyak hal baik telah terjadi sejak PSBB diberlakukan, misalnya orang menjadi lebih sadar tentang kebersihan mereka dan berusaha untuk menjadi sesehat mungkin. Setelah virus corona ini berakhir, saya akan terus melakukan yang terbaik sebagai atlet seni bela diri untuk membuat Indonesia bangga dengan saya dan menyebarkan dampak positif," ujar Priscilla.

"Terutama setelah melalui masa-masa sulit ini, Indonesia sekarang dalam kesulitan seperti negara-negara lain yang memiliki masalah yang sama dengan virus corona, tetapi saya percaya ini akan segera berakhir dan kita dapat kembali ke kehidupan normal," tandasnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA