Ligue 1 Disetop, Lyon Menggugat

RA
Oleh Reza Adi Surya
Sabtu 02 Mei 2020
share
 

INILAHCOM, Paris - Ligue 1 Prancis resmi dihentikan dan Paris Saint-Germain dinobatkan sebagai juara. Keputusan tersebut digugat Lyon karena mereka gagal lolos ke kompetisi Eropa.

Terkait pandemi Covid-19, Pemrintah Spanyol menegaskan, takkan ada even olahraga yang digelar hingga akhir September. Akhirnya, Asosiasi Sepak Bola Prancis (LFP) memutuskan menghentika kompetisi Ligue 1 dan Ligue 2.

Pada awalnya, LFP mengumumkan penghentian kompetisi tanpa adanya juara, karena mereka masih akan merapatkan hal tersebut. Sehari kemudian, mereka mengumumkan PSG sebagai juara. Kemudian, ada dua tim promosi dan dua degradasi.

Selain PSG yang otomatis ke fase grup Liga Champions, Marseille juga lolos karena statusnya sebagai runner-up. Sementara Rennes lolos ke babak kualifikasi Liga Champions. Di Liga Europa, ada tiga wakil yang lolos, yakni Lille, Nice, dan Reims.

Lyon menggugat karena mereka tak lolos ke Eropa. Mereka ada di posisi tujuh dan hanya terpaut satu poin dari Nice di posisi keenam.

"Olympique Lyonnais mengetahui keputusan yang diusulkan Asosiasi Sepak Bola Profesional Pranicis dan sudah disahkan dewan direksi untuk mengakhiri Ligue 1 dan Ligue 2 musim 2019/20 berdasarkan pernyataan yang dibuat oleh Perdana Menteri Edouard Philippe saat pidatonya di Majelis Nasional," bunyi pernyataan Lyon.

"Pemerintah tidak dalam posisi memaksakan penghentian Ligue 1 dan Ligue 2. Menteri Olahraga Roxana Maracienanu sebelumnya menyebut liga bisa saja dimainkan pada Agustus jika situasi memungkinkan."

"Dengan demikian, Lyon berhak mengajukan banding terhadap keputusan ini dan mengklaim ganti kerugian, terutama karena tidak bersaing di kompetisi yang tengah berlangsung serta kerugian puluhan juta Euro," tutup pernyataan Lyon.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA