Soal Indonesia Open, Ini Tanggapan Menpora

RA
Oleh Reza Adi Surya
Sabtu 30 Mei 2020
share
(Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - BWF sudah merilis tanggal baru turnamen Indonesia Open 2020 super 1000 pada November mendatang. Kementerian Pemuda dan Olahraga masih menunggu koordinasi dengan PBSI.

Federasi Badminton Dunia (BWF) merilis beberapa perubahan jadwal turnamen sepanjang 2020 termasuk Indonesia Open. Musim turnamen akan dimulai pada bulan Agustus 2020, dibuka dengan turnamen level Super 100 yaitu Hyderabad Open 2020 yang akan dilangsungkan di Hyderabad, India, pada 11-16 Agustus 2020.

Sedangkan turnamen level Super 500 ke atas akan dimulai pada bulan September, diawali dengan Korea Open 2020 yang merupakan turnamen level Super 500. Korea Open 2020 akan diadakan di Seoul pada 8-13 September 2020.

Turnamen Indonesia Open 2020 yang merupakan turname level Super 1000, rencananya akan dihelat pada 17-22 November 2020. Jadwal yang diberikan BWF sesuai dengan harapan PBSI yang mengajukan permohonan untuk memindahkan Indonesia Open 2020 dari bulan Juni ke September-Desember.

Terkait rilisnya jadwal baru Indonesia Open, Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga, masih menunggu koordinasi dengan PBSI terkait penyelenggaraan satu dari tiga turnamen BWF level 1000 tersebut.

"Soal Indonesia Open, kami masih menunggu koordinasi dengan PBSI. Kita kan tuan rumah, jadi kalau semuanya siap, pemerintah akan memberikan dukungan," ujar Menpora Zainudin Amali, dalam jumpa pers virtual, Jumat (29/5/2020).

"Tapi kita akan cek betul kesiapannya diikuti dengan protokol yang ketat. Kita bisa saja membatasi jumlah pemain, pelatih, panitia atau penyelenggara," tambahnya.

"Tapi kalau sudah melibatkan penonton, itu siapa yang bisa menjamin? Hal-hal seperti ini akan sangat hati hati kita mengaturnya. Mohon bersabar karena nanti kita pasti akan menghasilkan produk protokol resminya," tandasnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA