Jajang Mulyana Ungkap Alasan Betah di Bhayangkara

NP
Oleh Nandang Permana Sidik
Rabu 22 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Jajang Mulyana, bisa dibilang masuk ke jajaran pemain senior dan loyal terhadap Bhayangkara FC. Pasalnya, pemain kelahiran Sumedang, Jawa Barat itu sudah empat musim membela tim berjuluk The Guardian ini.

Sebelum berkostum Bhayangkara FC, Jajang sempat berkarir dibeberapa klub di Indonesia dan di luar negeri seperti Pelita Jaya (2007-2008, 2009-2011), Boavista FC (2008-2009), Sriwijaya FC (2011/pinjaman), Mitra Kukar (2011-2015), Borneo FC (2015) serta tim Liga 2 Martapura FC selanjutnya bergabung dengan Bhayangkara FC.

Mempunyai segudang pengalaman tak herang jika Bhayangkara FC tetap mempertahankan Jajang Mulyana meski hampir setiap tahun berganti pelatih. Bersama Bhayangkara Fc, Jajang sukses menjuarai Liga 1 Tahun 2017.

Lantas apa yang membuat Jajang Mulyana kerasaan berkarir dengan The Guardian ? Jajang mengatakan, jika rasa kekeqluargaan antara pemain, pelatih dan jajaran manajemen menjadi alasan utamanya selalu bertahan di Bhayangkara FC.

"Iya saya jalan empat tahun di Bhayangkara FC. Yang paling utama itu kekeluargaan di Bhayangkara FC ini sangat bagus dan sangat kuat. Dengan pemain kompak bukan hanya didalam lapangan saja, tapi di luar lapangan juga. Manajemen juga sangat perhatian,. Dan saya bisa dekat dengan keluarga karena kan home basenya di Jakarta," kata Jajang Mulyana, Rabu (22/7/2020).

Suka dan duka selama empat tahun berkarir di Bhayangkara sudah dirasakan Jajang Mulyana. Dari juara Liga 1, hingga harus sedih saat timnya mengalami kekalahan di laga penting. "Saya pernah juara, tapi itu bukan akhir dari pencapaian yang saya inginkan bersama Bhayangkara FC. Saya ingin sekali bersama Bhayangkara FC ini berkompetisi di turnamen internasional, itu impian saya," ujarnya.

Selain itu, Jajang berharap di lanjutan kompetisi Liga 1 nanti bisa memberikan yang terbaik. Apalagi, diawal-awal musim, Jajang harus absen membela tim nya lantaran cedera lutut yang diderita. Jajang mendapat cedera saat berlatih untuk persiapan pertandingan melawan Persikabo musim 2019 lalu.

"Juara kan sudah ya, dan manajemen juga sekarang menargetkan untuk tetap berada di papan atas. Dengan pemain yang ada sekarang, yang bisa dibilang penuh bintang, saya kira bisa. Dan tentunya saya ingin memberikan yang terbaik untuk Bhayangkara FC musim ini," Jajang Mulyana mengakhiri pembicaraan. [*]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA