Klub Liga 1 Kesulitan Cari Pemain U-20 Berkualitas

IN
Oleh inilahcom
Senin 03 Agustus 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Keputusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang mewajibkan setiap klub memainkan full time dua pemain muda U-20 di lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 membuat klub-klub harus bekerja keras mencari kandidatnya.

Keterbatasan para pemain muda U-20 yang memiliki kualitas saat ini masih minim sehingga klub-klub kontestan akan kesulitan mencari pemain tersebut atau malah berebutan untuk menarik pemain-pemain U-20 yang sudah diketahui kualitasnya.

PSSI menerapkan regulasi itu agar bisa menunjang kekuatan Timnas U-19 yang akan tampil di Piala Dunia U-20, Mei 202q mendatang. "Untuk regulasi pemain U-20 yang harus dimainkan, sisi positifnya mencari pemain terbaik demi kepentingan bangsa di Piala Dunia U-20 2021 nanti karena kita tuan rumah. Negatifnya kita kesulitan mencari pemain. Dan tim pelatih di tuntut harus jeli mencari, memadukan pemain muda agar nyetel di ti.m senior," kata Asisten Pelatih Persela, Didik Ludianto, Senin (03/8/2020).

Persela hingga saat ini masih terus berburu para pemain U-20, baik disekitar Lamongan atau daerah sekitarnya. Menurut Didik Ludianto, di Lamongan sendiri memiliki keterbatasan stok para pemain muda.

Jika pun ada pemain kelahiran 2001, mental dan kualitasnya belum siap untuk tampil di kompetisi teratas di Indonesia. Liga 1 kata Didik, akan berjalan ketat meski tidak ada sistem degradasi.

"Kalau pemain U-20 harus dimainkan full time, maka setiap klub harus mempunyai empat pemain usia yang sama. Karena, pemain U-20 harus diganti dengan pemain yang sama usia nya. Nah, di Lamongan sendiri masih kesulitan mencari pemain yang usia segitu dengan kualitas yang bagus dan siap tampil di Liga 1," pungkasnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA