Dengan Terapkan Protokol Jaga Jarak Sosial

MU Sebut Old Trafford Bisa Tampung 23.500 Penonton

IN
Oleh inilahcom
Kamis 29 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Manchester - Manchester United mengumumkan bahwa markas mereka, Stadion Old Trafford, kini sudah dimodifikasi dan siap menampung 23.500 penonton dengan tetap mematuhi protokol jaga jarak sosial.

Klub Inggris berjuluk Red Devils itu juga mengatakan bahwa mereka 'bingung' karena para suporter masih dilarang mendatangi stadion meski protokol kesehatan akan diberlakukan terhadap fans yang datang untuk menonton di stadion.

Pemerintah Inggris mengusulkan agar para suporter diizinkan kembali ke stadion secara bertahap sejak awal Oktober, tetapi usulan tersebut dibatalkan menyusul peningkatan kembali kasus virus corona di negara tersebut.

"Kami menerima petunjuk pemerintah. Saya yakin bahwa kami akan dapat (mengakomodasi suporter) dengan aman," kata COO Manchester United Collete Roche, seperti dilansir BBC.

September lalu, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan bahwa pembatasan baru kemungkinan akan tetap berlaku selama enam bulan ke depan.

Dampak finansial dari pandemi COVID-19 telah mempengaruhi beberapa olahraga dan klub, termasuk Manchester United yang mengalami penurunan pendapatan yang diperkirakan sebesar 70 juta poundsterling (atau sekitar Rp573 miliar) dalam periode hingga 30 Juni 2020.

"Sangat membingungkan untuk memahami mengapa orang dapat berkumpul di tempat lain seperti di pesawat atau di restoran, atau bahkan di bioskop untuk menonton sepak bola, ketika kita tahu kita sudah punya rencana dan prosesnya siap untuk memberikan akomodasi dengan aman," ucap Roche.

"Kami menghabiskan sekitar dua bulan bekerja dengan pedoman pemerintah untuk mengembangkan proses dan tindakan yang tepat untuk memastikan bahwa kami dapat didatangi 23.500 orang di stadion ini dengan jarak sosial yang aman," lanjut dia.

Roche juga menambahkan bahwa United memiliki rencana untuk menerapkan waktu kedatangan untuk para penggemar dan pemeriksaan suhu sebelum masuk untuk meminimalisir risiko.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA