Liga Champions

Bom Waktu Tengah Hampiri Inter Milan

IN
Oleh inilahcom
Rabu 25 November 2020
share
 

INILAHCOM, Milan - Pelatih Inter Milan Antonio Conte kini seolah tengah menghadapi bom waktu yang siap meledak kapan saja. Bom itu hanya dapat dijinakkan jika mereka mampu mengalahkan Real Madrid pada lanjutan penyisihan grup Liga Champions Eropa, Kamis (26/11/2020) dini hari WIB di Stadion Giuseppe Meazza.

Posisi Inter dan Conte kini memang tengah tersudut. Mereka masih menempati posisi juru kunci Grup B Liga Champions musim ini. Mereka hanya meraih dua poin dari tiga laga awal penyisihan grup. Kegagalan lainnya saat menjamu Real, dini hari nanti, membuat Inter bakal kian sulit lolos ke babak 16 besar kompetisi itu.

Jika itu terjadi, kesabaran para petinggi Inter akan habis. Conte pun bisa menjadi tumbal ledakan kemarahan mereka. Sejauh ini, mereka masih bersabar meskipun Conte gagal meloloskan Inter ke babak 16 besar, musim lalu. Kala itu, mereka disisihkan Barcelona dan Borussia Dortmund.

Padahal, Inter telah banyak mengeluarkan uang demi ambisi besarnya, yaitu bangkit di Italia maupun Eropa bersama Conte. Total dana 287 juta euro atau setara Rp 4,8 triliun telah mereka kucurkan untuk mendatangkan sejumlah bintang, seperti Romelu Lukaku dan Christian Eriksen, dalam kurun dua musim terakhir.

Nilai transfer itu melewati klub-klub di Italia lainnya, termasuk Juventus. Hasilnya, Inter hanya meraih gelar runner-up di Liga Italia dan Liga Europa pada musim lalu. Musim ini, Inter pun masih tertahan di peringkat kelima Liga Italia. Dalam lima laga terakhir, "La Beneamata" baru sekali menang, yaitu atas Torino, 4-2.

Menurut Conte, yang sukses meraih trofi pada musim perdana di Juve dan Chelsea, para pemain Inter perlu memperbaiki sikap dan mentalnya saat berlaga jika ingin meraih trofi pada akhir musim ini. Ia mengharapkan perubahan itu saat menghadapi Real.

"Saya butuh pemain yang punya hasrat besar untuk menang sejak memasuki terowongan stadion. Sejauh ini, saya belum merasakan adanya antusiasme itu. Meskipun kami punya pemain-pemain bagus, mustahil bisa meraih kesuksesan tanpa hasrat itu," kata Conte dilansir La Gazzetta dello Sport, kemarin.

Menghadapi Real, Inter setidaknya punya modal sejarah bagus. Mereka belum pernah kalah ketika menjamu Real di kandangnya.

Namun, menurut Sandro Piccinini, jurnalis Sky Sport Italia, Conte tidak bisa hanya menyalahkan anak asuhannya seiring hasil tidak memuaskan dalam satu bulan terakhir. Salah satu persoalan Inter pada musim ini adalah performa di lini pertahanan. Gawang mereka telah kebobolan 13 gol dari delapan laga Liga Italia.

"Conte menyebut timnya tidak ganas? Saya pun juga bisa menjadi pelatih jika hanya mengeluh seperti itu. Menurut saya, Conte perlu segera memperbaiki pendekatan taktiknya, termasuk juga memaksimalkan pemain berkualitas yang selama ini disia-siakan, seperti Eriksen," ungkap Paccinini di dalam program Sky Calcio Club, Senin (23/11).

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA