PSSI Digoyang Isu Jual-Beli Jabatan Manajer Timnas

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 02 Januari 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) digoyang isu jual-beli jabatan Manajer Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia 2021 (kabarnya ditunda ke 2023). Perihal ini, Dodi Reza Alex Noerdin, Bupati Musi Banyuasin (Muba), dikabarkan sudah membayar sekitar Rp 1 miliar.

Bukti penyerahan dana itu bahkan tersebar luas di jagat maya. Di kwitansi, tertera nama Djoko Purwoko selaku penerima dana sebesar 100 ribu Dollar Singapura atau sekitar Rp 1 miliar. Ada juga nama Achmad Haris selaku pihak yang menyerahkan dana. Achmad Haris merupakan orang dekat Dodi sekaligus mantan Sekretaris Sriwijaya FC.

Terkait isu panas ini, wartawan senior Erwiyantoro merupakan sosok yang paling getol dalam menceritakan isu ini lewat tulisan-tulisannya di media sosial. Ia mengaku tidak asal menulis dan mengaku punya semua bukti-bukti atas apa yang ia tulis. Ia sering mengkritisi kebijakan-kebijakan PSSI lewat tulisan-tulisannya yang biasanya dibagikan di Facebook dan kemudian tersebar luas di media sosial lainnya.

Dalam tulisan Erwiyantoro lewat akun Facebook cocomeo reborn, disebutkan kalau pihak PSSI dan Dodi bertemu sampai empat kali. Pertemuan pertama terjadi di Hotel Fairmont, Jakarta. Saat itu Dodi yang ditemani Haris membuka pembicaraan dengan Rudy Kangdra dan Djoko Purwoko.

Rudy Kangdra adalah Direktur Bisnis PT Liga Indonesia Baru (LIB). Disebutkan Erwiyantoro, Rudy Kangdra juga merupakan Direktur Bisnis PSSI.

Pertemuan kedua kembali terjadi di tempat yang sama dengan formasi yang juga sama. Namun masih belum ada kesepakatan untuk menunjuk Dodi sebagai Manajer Timnas.

Baru pada pertemuan ketiga akhirnya Dodi dipertemukan dengan Mochamad Iriawan yang merupakan Ketua Umum PSSI. Pertemuan berlangsung di Restoran Hurricane's Grill, Jakarta.

Pada pertemuan ketiga ini lah disepakati dana sekitar Rp 1 miliar diberikan ke PSSI. Nilai itu merupakan hasil tawar-menawar antara pihak Dodi dan PSSI. Akan ada penyerahan dana lagi saat Dodi nanti ditunjuk menjadi Manajer Timnas Indonesia U-21.

Pertemuan keempat berlangsung di Kantor PSSI, di Mall FX, Sudirman, Jakarta. Pada kesempatan ini transaksi penyerahan dana Rp 1 miliar itu terjadi.

Tidak hanya itu, keriuhan soal adanya suap jual beli jabatan tersebut ditanggapi beragam oleh netizen. Salah satunya oleh akun Yon Moeis, yang tak lain adalah rekan dari Mbah Coco alias Toro.

Selain ikut menjadi saksi proses awal lahirnya tulisan Toro di Facebook yang akhirnya jadi heboh karena menyebut-nyebut nama orang-orang penting di persepakbolaan nasional, termasuk nama Bupati Muba Dodi Alex Noerdin, Yon Moeis juga menyindir lewat postingan statusnya dengan menyebut bahwa alasan bisnis tiket hanya lah pembelokan opini atas jual beli jabatan di PSSI.

"Skandal "jual-beli" jabatan manajer tim U-20/Piala Dunia 2021 dibelokkan jadi bisnis beli tiket. "Jenderal, mari kita ngopi di Pangkalan Ojek Pasar Kranji". Tulis akun Yon Moeis dalam laman facebooknya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA