https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   15 May 2021 - 04:45 wib

Petisi Batalkan Olimpiade dari 351 Ribu Orang

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Tokyo - Petisi yang ditandatangani oleh lebih dari 351 ribu orang untuk membatalkan Olimpiade Tokyo 2021 telah diserahkan kepada gubernur Tokyo.

Para pembuat petisi mendesak para pejabat untuk 'memprioritaskan kehidupan', demikian AFP melaporkan.

Petisi online berjudul 'Batalkan Olimpiade Tokyo untuk Melindungi Hidup Kita' itu dibuat pada awal Mei lalu oleh Kenji Utsunomiya, seorang pengacara yang juga mantan calon gubernur Tokyo.

Petisi tersebut telah mengumpulkan tanda tangan lebih cepat daripada petisi sebelumnya di platform Change.org di Jepang, yang menurut Utsunomiya 'mencerminkan opini publik' tentang masalah tersebut.

Survei secara konsisten menunjukkan mayoritas warga Jepang menentang penyelenggaraan Olimpiade tahun ini, dan mendukung penundaan lebih lanjut atau pembatalan karena pandemi COVID-19.

"Saya pikir Olimpiade kali ini adalah tentang apakah kita memprioritaskan kehidupan atau upacara dan acara yang disebut Olimpiade," kata Utsunomiya.

Dia pun meminta Gubernur Tokyo Yuriko Koike untuk mendesak Komite Olimpiade Internasional (IOC) membatalkan Olimpiade.

"IOC memiliki hak untuk membuat keputusan apakah akan membatalkan, tetapi Tokyo, sebagai kota tuan rumah, harus mendesak IOC untuk membatalkan," kata Utsunomiya

Petisi tersebut juga dikirim ke IOC dan Komite Paralimpiade Internasional serta penyelenggara lokal dan pemerintah nasional.

Petisi itu diajukan saat Jepang memerangi gelombang keempat infeksi virus corona, dengan Tokyo dan lima prefektur lainnya dalam keadaan darurat.

Jepang memperluas keadaan darurat ke tiga wilayah lainnya, termasuk Hokkaido utara di mana marathon Olimpiade akan berlangsung.

Utsunomiya memperingatkan bahwa 'menyelenggarakan Olimpiade dalam keadaan seperti ini berarti sumber daya medis yang berharga harus disisihkan untuk Olimpiade'.

Pada Kamis (13/5/2021), persatuan dokter Jepang memperingatkan bahwa 'tidak mungkin' mengadakan Olimpiade dengan aman selama pandemi, tetapi penyelenggara mengatakan tindakan pencegahan penyebaran virus akan menjaga para atlet dan publik Jepang tetap aman.

Utsunomiya mengatakan, petisi tersebut akan terus mengumpulkan tanda tangan 'sampai pembatalan diumumkan', dan mengesampingkan kekhawatiran tentang biaya membatalkan acara besar-besaran itu.

"Kehidupan orang lebih penting daripada uang," kata Utsunomiya.

Dalam beberapa hari terakhir, penyelenggara telah mengadakan serangkaian acara uji coba yang sukses, termasuk di dalamnya bersama atlet internasional, yang menurut mereka menunjukkan protokol mereka akan berhasil.

Namun, pihak yang tidak setuju tidak menunjukkan tanda-tanda berkurang, dan beberapa bintang olahraga Jepang telah menyatakan keprihatinannya dalam beberapa hari terakhir, termasuk petenis Naomi Osaka dan pemenang kejuaraan golf Turnamen Master 2021 Hideki Matsuyama.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Intip Rahasia Pemain Indonesia Sukses Tembus Kompetisi Eropa

Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman serta Bagus Kahfi adalah beberapa pemain muda Indonesia yang
berita-headline

Viral

Menteri BUMN dan Ketum PSSI Resmi Buka Liga 1 2021/2022

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Ketua Umum PSSI Mochmad Iriawan resmi me
berita-headline

Viral

Indra Sjafri Bicara Soal Dampak Bergulirnya Liga 1 2021 di Masa Pandemi

Sepak bola Tanah Air siap kembali bangkit melalui ajang BRI Liga 1 2021 yang akan digelar dalam w
berita-headline

Viral

Gara-Gara bang Ipul Muncul di TV, Sutradara Angga Sasongko Tarik Peredaran Film Nussa

Polemik comeback Saipul Jamil ke layar kaca terus berlanjut. Selain petisi boikot, aksi ny