https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   16 May 2021 - 01:15 wib

Leicester City Juara Piala FA

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, London - Leicester City menjuarai Piala FA 2020/21 usai mengalahkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 dalam partai final di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (15/5/2021) atau Minggu (16/5/2021) dini hari WIB.

Satu-satu gol kemenangan Leicester diciptakan oleh Youri Tielemans yang disaksikan secara langsung oleh sekitar 21.000 penonton yang diijinkan hadir di Wembley.

Ini menjadi raihan trofi Piala FA pertama Leicester, yang sebelumnya selalu gagal dalam empat penampilan di final. Brendan Rodgers juga meraih trofi pertamanya bersama Leicester setelah tiba pada musim dingin 2019.

Jalannya pertandingan  

Babak pertama partai final berlalu tanpa satu pun tembakan tepat sasaran bisa dibukukan oleh kedua tim yang selalu kesulitan untuk melakukan permainan apik di sepertiga akhir lapangan masing-masing.

Bek tengah Caglar Soyuncu jadi ancaman utama pertahanan Chelsea dalam beberapa situasi bola mati yang diperoleh Leicester, tetapi pemain asal Turki itu gagal menemui sasaran saat menyambut bola tendangan bebas kiriman Tielemans pada menit 20.

Sebaliknya peluang terbaik Chelsea tercipta pada menit 39 saat Timo Werner berusaha melepaskan tembakan dari sisi kanan kotak penalti, tetapi Wesley Fofana melakukan dua hadangan beruntun untuk menghalau bola melesat menuju gawang.

Memasuki babak kedua, The Foxes tampak lebih bersemangat dan mampu merepotkan pertahanan lawan hingga akhirnya jala gawang The Blues bergetar pada menit 63 setelah Tielemans memecah kebuntuan.

Berawal dari kegigihan Ayoze Perez memotong umpan dari lini belakang Chelsea, bola dikirimkan oleh Luke Thomas ke arah Tielemans yang punya ruang terbuka lebar di luar kotak penalti untuk melepaskan tembakan keras nan cantik ke pojok kiri atas gawang jauh dari jangkauan kiper Kepa Arrizabalaga.



Gol itu memaksa Thomas Tuchel melakukan empat pergantian beruntun dalam kurun waktu delapan menit dengan memasukkan Christian Pulisic, Ben Chilwell, Kai Havertz dan Callum Hudson-Odoi, masing-masing menggantikan Hakim Ziyech, Marcos Alonso, Jorginho dan Cesar Azpilicueta.

Chilwell yang tampil menghadapi bekas timnya nyaris membuat kedudukan imbang pada menit 78 lewat tandukannya, tetapi bola bisa dimentahkan oleh kombinasi reaksi Schmeichel dan tiang gawang.

Chelsea terus menekan dan tiga menit jelang bubaran waktu normal kembali memperoleh peluang bagus, sayang Schmeichel bereaksi sigap untuk menepis tembakan Mason Mount yang tinggal melesak ke dalam gawang.

Drama terjadi dua menit jelang bubaran waktu normal, ketika bola sapuan Wes Morgan membentur Chilwell dan berakhir masuk ke dalam gawang Leicester.

Namun, selebrasi suporter Chelsea reda ketika wasit Michael Oliver dan VAR menyatakan Chilwell sudah lebih dulu terjebak offside dalam proses serangan sehingga gol dianulir.

Penganuliran gol itu seperti melucuti semangat para pemain Chelsea, dan mereka gagal bangkit setelah waktu normal dan lima menit injury time berakhir, memastikan Leicester keluar sebagai juara Piala FA.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Ini Alasan Chelsea Mengganti Kiper Jelang Penalti

Chelsea sukses merebut gelar juara super eropa usai menundukkan Villareal lewat drama adu penalti