Tujuh Negara Tolak Penundaan SEA Games 2021

IN
Oleh inilahcom
Kamis 10 Juni 2021
share
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari.

INILAHCOM, Jakarta - Sebanyak tujuh negara menolak rencana Vietnam untuk menunda SEA Games 2021. Mereka berpandangan mundurnya jadwal bakal membuat kalender olahraga semakin padat.

Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand adalah yang menentang keinginan Vietnam itu. Myanmar menjadi satu-satunya negara yang menyatakan setuju, dengan Laos dan Timor Leste mengikuti apa pun keputusan yang ditetapkan.

"Kami keberatan jika SEA Games ke-31 ditunda ke 2022 karena anggaran SEA Games tahun ini sudah dialokasikan dan harus ada pertanggungjawaban anggarannya," kata Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari dalam keterangan tertulisnya.

"Jika ditunda ke 2022, pengajuan anggaran tahun depan belum ada. Selain itu, penundaan mengakibatkan SEA Games berikutnya di Kamboja pada 2023 hanya berselang satu tahun," dia menambahkan.

Okto, sapaan akrabnya, menghadiri rapat kerja SEA Games Federation (SEAGF) yang dipimpin oleh Chief Operating Officer SEAGF Datuk Seri Chaiyapak Siriwat secara virtual, Rabu (9/6/2021).

Rapat kerja dibuka dengan penetapan notulen rapat terakhir pada 18 Mei 2021 yang dilanjutkan dengan paparan situasi terkini dari tuan rumah Vietnam.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan komite olimpiade nasional (NOC) Vietnam menyampaikan keinginan untuk menunda SEA Games edisi ke-31 ke pertengahan tahun depan karena peningkatan jumlah kasus COVID-19 di negaranya.

Menanggapi penolakan dari mayoritas negara peserta SEAGF, NOC Vietnam meminta waktu untuk berdiskusi dengan pemerintah untuk menentukan langkah selanjutnya terkait nasib SEA Games. SEAGF akan kembali menggelar rapat lanjutan pada 24 Juni 2021.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA