Bukan Tuhan yang Jauh, Tapi Kita yang Menjauh

IN
Oleh inilahcom
Senin 26 Februari 2018
share
(Foto: Ilustrasi)

BANYAK yang mengeluh tidak mendapat hidayah dan Tuhan meninggalkannya. Apakah memang benar demikian?

Al-Junaid berkata, "Ketahuilah bahwa Allah Ta'ala mendekati hati hamba-Nya sesuai dengan seberapa dekat hamba tersebut mendekati-Nya. Jadi, lihatlah seberapa dekat hatimu kepada-Nya."

Dapat kita pahami bahwa apa yang terjadi di hati kita berupa kekeringan jiwa dan kekosongan ruh disebabkan jauhnya ia dari Sang Penggenggam Hati dan Jiwa. Dan yang harusnya kita lakukan bukan sekadar mengeluh dan putus asa semakin menjauhi-Nya, melainkan berusaha dengan segala daya dan upaya tuk mendekati-Nya.

Sebagaimana Al-Fudhail berkata, "Yang Allah inginkan darimu hanya niat dan keinginan yang kuat (iradah)."

Mari kita mulai dengan hal-hal kecil, seperti bersegera memenuhi panggilan-Nya ketika azan, sebagaimana kita bersegera mengangkat dering telepon. Karena sungguh, setiap hal memiliki pengganti, tetapi Allah takkan pernah terganti. []

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA