Syair : Puisi Terakhir

IN
Oleh inilahcom
Selasa 15 Oktober 2019
share
(Foto: Istimewa)

Puisi terakhir menyudahi segalanya,
lalu kukumpulkan senja demi senja di hatiku,
seperti daun-daun yang jatuh dari ranting.
puisi terakhir menutup daun jendela,

Lalu kuburu angin yang nyaris terbang dari kerongkonganku,
seperti kerinduan bunga pada taman-taman
puisi terakhir membuka pagar tanaman lalu
kusudahi langkah dan ucapku di sana,
seperti kau yang lebih dulu berdiam dalam kata!
puisi terakhir menutup senja halaman
tak ada lagi untuknya!

[Isbedy Stiawan ZS]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA