Syair : Pijar

IN
Oleh inilahcom
Minggu 17 November 2019
share
(Foto: ilustrasi)

Sesal dan lelah
Memang milik manusia
Menang dan kalah
Kita terima dengan senyum yang lega

Derap yang mengalir di dasar sungai purba
Sebut saja airmata arwah
Meminum jangan setetes
Sebab dahaga bisa juga menggelapkan mata
Tenggaklah sepuas-puasnya
Sampai senyummu mawar
Dan matamu sinar yang pijar
Saat langit dan bumi bersatu dalam Sabda
Tibalah saatnya
Kau hunus badik cahaya dari sarung sejarah

[D Zawawi Imron]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA