Jangan Langsung Mengusir Anak Kecil dari Masjid

IN
Oleh inilahcom
Senin 13 Januari 2020
share
(Foto: Istimewa)

BAGAIMANA kiranya hukum salat anak kecil seusia kurang dari 15 tahun di rumah, karena kadang dia mengganggu orang-orang yang salat dan bermain-main dengan teman-temannya, atau yang seperti ini?

Menurut dalil, yang disyariatkan ialah anak-anak kecil itu hadir di masjid dan salat bersama orang-orang, karena sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam:

"Hendaklah orang yang di belakangku dari kalian adalah orang-orang yang dewasa dan berakal."

Ini menunjukkan bahwa di sana ada anak-anak kecil. Namun Nabi memerintahkan orang-orang dewasa untuk maju dan untuk datang lebih dulu dan mengambil tempat-tempat yang utama. Maka salatnya anak-anak di masjid termasuk dari sunnah.

Tidak sepantasnya kita berbuat perkara yang membuat mereka lari dari masjid, sebagaimana yang dilakukan sebagian orang jika melihat seorang anak kecil yang belum baligh berada dalam shof, dia mengusirnya dan membentaknya. Ini tidak diragukan lagi menyelisihi petunjuk Nabi yang dibangun di atas kelembutan dan kemudahan.

Kami berpendapat: Biarkan anak itu di tempatnya, meskipun dia berada di shof pertama, walaupun dia berada di belakang imam, biarkan dia.

Namun bila dia bermain-main dan tidak mungkin untuk mengajari adab kepada mereka, maka kali ini kita mengeluarkan mereka dari masjid.

Namun di sana ada tahapan sebelum mengeluarkan mereka dari masjid, yaitu: berbicara (dengan lembut) kepada para wali mereka, sehingga tidak ada pada diri wali mereka sesuatu (prasangka) atas kita kalau kita mengeluarkan anak-anak itu.

Kita berbicara kepada para wali dan berkata: "Anak-anak ini masih kecil, mereka belum bisa menghormati masjid, belum bisa menghormati jamaah. Kalau engkau tinggalkan mereka (di rumah) sampai mereka bisa sedikit berlaku baik, maka itu lebih baik."

[Liqa al-Bab al-Maftuh: Pertemuan 74 ke No. 8, al-Maktabah asy-Syamilah/Abu Abdirrahman Muhammad Dahler]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA