Lakukanlah Ini Jika Imam Kelebihan Rakaat Salat!

IN
Oleh inilahcom
Senin 24 Februari 2020
share
(Ilustrasi)

MARI kita simak beberapa fatwa ulama berikut,

Fatwa pertama: Syaikhul Islam pernah ditanya, ada imam yang bangkit ke rakaat kelima, lalu makmum mengingatkannya dengan bertasbih. Tapi imam tidak merespon peringatan makmum. Dia yakin tidak lupa. Apakah makmum harus ikut berdiri bersama imam ataukah tidak?

Jawaban Syaikhul Islam, "Jika makmum ikut berdiri (ke rakaat kelima) bersama imam karena tidak tahu, maka shalatnya tidak batal. Namun jika dia tahu, dia tidak boleh untuk mengikuti imam. Yang dia lakukan adalah menunggu imam, sampai imam salam bersama mereka. Atau dia bisa salam sebelum imam. Akan tetapi, menunggu lebih bagus." (Majmu al-Fatawa, 23/53)

Fatwa kedua: Fatwa Lajnah Daimah tentang kasus imam lupa, menambahkan jumlah rakaat shalat,

"Makmum yang yakin bahwa imam menambahkan jumlah rakaat shalatnya, maka makmum tidak boleh mengikuti imam. Jika dia tetap mengikuti padahal dia tahu itu rakaatnya kelebihan, dan dia juga tahu bahwa dalam kasus ini tidak boleh mengikuti imam, maka shalatnya batal. Akan tetapi bagi mereka yang tidak tahu bahwa itu tambahan, maka dia bisa mengikuti imam. Demikian pula mereka yang tidak tahu hukumnya bahwa itu dilarang." (Majmu Fatawa Lajnah Daimah, 7/128)

Dalam fatwanya yang lain, Lajnah Daimah juga mengatakan, "Makmum yang mengetahui bahwa imam menambahi rakaat shalat, misalnya bangkit ke rakaat kelima, maka dia harus membaca tasbih. Jika imam kembali (duduk tasyahud), itu yang diharapkan. Jika imam tidak duduk, dia bisa menunggu imam (dengan duduk tasyahud), kemudian salam bersama imam." (Majmu Fatawa Lajnah Daimah, 7/132)

Allahu alam. [Ustadz Ammi Nur Baits]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA