Sikap Hidup Menuju Bahagia

KA
Oleh KH Ahmad Imam Mawardi
Sabtu 23 Mei 2020
share
 

BAGI teman dan saudara yang sedang tertimpa musibah atau menjalani ujian, teruslah bersabar menjalani rasa pahit sampai akhirnya jalan yang engkau lalui menyampaikan dirimu ke rasa manis. Hidup ini bergelombang dan tidak hanya satu rasa, sebagaimana tidak hanya satu warna dan satu bau.

Bagi teman dan saudara yang sedang menikmati anugerah atau menjalani kisah manis, teruslah bersyukur dan jangan lupa berbagi bahagia. Syukur dan berbagi makna adalah salah satu rahasia besar melanggengkan anugerah dan mengabadikan kisah manis kehidupan kita. Bersyukur adalah bermakna menyadari bahwa semuanya dari Allah untuk kita, bukan karena kuasa dan kekuatan kita, melainkan karena Allah berkehendak. Jangan sombong dan arogan apalagi berbakhil ria.

Teman dan saudaraku, bahagia itu bukan karena punya banyak sebagaimana derita bukan karena memiliki sedikit. Ada orang punya banyak bunga yang bersedih hati karena bunganya tak ada yang melihat apalagi memujinya dan membelinya. Ada orang yang bahagia setinggi langit karena mendapatkan satu bunga pemberian orang yang dicinta. Ternyata memiliki satu dari orang tercinta adalah lebih membahagiakan ketimbang memiliki banyak tanpa ada rasa dan pesan dari yang dicinta.

Hidup kita adalah pemberian dari Allah yang kita cinta. Apapun wujudnya marilah cerdas dan tulus mensyukuri. Ramadlan kali ini juga anugerah indah dari Allah yang kita cinta. Lailatul Qadar adalah bunga yang kita harap dan tunggu dariNya. Semoga kita mendapatkannya hingga kita bahagia dan riang sepanjang hidup kita. Salam, AIM. [*]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA