Hanya 6 Skuadron TNI AU Mampu Tempur di Udara

MH
Oleh MA Hailuki
Selasa 15 Februari 2011
share
Foto: Istimewa

INILAH.COM, Jakarta - Kekuatan tempur TNI Angkatan Udara (AU) saat ini masih salah satu yang terbaik di Asia Tenggara. Namun jumlah pesawat tempur TNI AU masih kalah dari Republic Singapore Air Force (RSAF).

Wilayah pertahanan udara TNI AU secara umum dibagi menjadi dua yaitu Komando Operasi Angkatan Udara I (Koops AU I) dan Komando Operasi Angkatan Udara II (Koops AU II).

Koops AU I adalah salah satu Komando Operasi TNI Angkatan Udara yang mencakup wilayah Indonesia bagian barat yang meliputi seluruh Sumatra, Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Jawa Barat, Banten, Jakarta dan sebagian Jawa Tengah. Koops AU I bermarkas di Halim Perdanakusumah Jakarta.

Sedangkan Koops AU II adalah salah satu Komando Operasi TNI Angkatan Udara yang mencakup wilayah Indonesia bagian timur yang meliputi seluruh Sulawesi, Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, sebagian Jawa Tengah dan Papua. Koops AU II bermarkas di Makassar, Sulawesi Selatan.

Secara keseluruhan, TNI AU memiliki 17 Skuadron yang ditempatkan di berbagai pangkalan di Indonesia. Namun dari 17 Skuadron tersebut hanya 6 Skuadron yang mampu melakukan pertempuran udara.

Keenam skuadron tersebut dilengkapi pesawat-pesawat tempur, sedangkan 11 Skuadron lainnya hanya dilengkapi pesawat pendukung. Keenam skuadron tersebut adalah sebagai berikut:

1. Skuadron Udara 12
Jenis Pesawat: Hawk Mk.109 dan Hawk Mk.209
Lokasi: Pangkalan Udara Pekanbaru

2. Skuadron Udara 1
Jenis Pesawat: Hawk Mk.109 dan Hawk Mk.209
Lokasi: Pangkalan Udara Supadio

3. Skuadron Udara 3 Elang Biru
Jenis Pesawat: F-16A dan F-16B
Lokasi: Pangkalan Udara Iswahyudi

4. Skuadron Udara 14
Jenis Pesawat: F-5E dan F-5F
Lokasi: Pangkalan Udara Iswahyudi

5. Skuadron Udara 15 Team Jupiter
Jenis Pesawat: Hawk MK-53
Lokasi: Pangkalan Udara Iswahyudi

6. Skuadron Udara 11
Jenis Pesawat: SU-27SK, SU-30SK, A-4E, TA-4H.
Lokasi: Pangkalan Udara Hasanuddin. [tni/mah]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA