Inilah Alasan Polda Hentikan Kasus Nazaruddin

BH
Oleh Bayu Hermawan
Rabu 08 Juni 2011
share
M Nazaruddin - Foto: Ist

INILAH.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya menjelaskan alasan penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) untuk kasus pemalsuan dokumen yang diduga dilakukan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin pada 2005.

"Kenapa akhirnya di-SP3, karena penyidik tidak menemukan adanya bukti yang cukup kuat, kita tidak mendapatkan," ujar Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Herry Rudolf Nahak di Mapolda Metro Jaya, Rabu (8/6/2011).

Selain itu, pelapor tidak memberikan data-data mengenai kasus yang dilaporkan. Si pelapor hanya sebatas melapor, sementara bukti-bukti tidak mau diberikan ke penyidik. "Bukti-buktinya disimpan sendiri oleh pelapor," ujarnya.

Kasus yang diduga melibatkan M Nazaruddin adalah kasus pemalsuan dokumen agar perusahaan miliknya, PT Anugerah Nusantara, memenuhi persyaratan mengikuti proyek tender pengadaan di Departemen Perindustrian, yang nilainya sekitar Rp100 miliar.

Kasus tersebut dilaporkan pada Desember 2005, dan pada 13 Desember 2007, penyidik menerbitkan SP3 untuk kasus tersebut. Nazaruddin sempat dimintai keterangan. Setelah diperiksa 1X24 jam, dilepas. [bar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA