Jakarta Makin Tua

Tingkat Keamanan di Jakarta Masih Rendah

AP
Oleh Ade Permana
Sabtu 25 Juni 2011
share
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Perkembangan Jakarta sebagai kota metropolitan yang makin pesat berimbas kepada daerah sekitar Jakarta yang dikenal sebagai Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek). Perkembangan ini menjadikan Jakarta sebagai lokasi yang memiliki rawan kejahatan tinggi.

Apalagi, di satu sisi tumbuh sejumlah daerah kumuh dan padat penduduk, pada saat yang hampir bersamaan juga tumbuh wilayah permukiman, perkantoran, dan pusat niaga modern yang mempertontonkan kesenjangan ekonomi.

Menurut Data dari Polda Metro Jaya, kualitas kejahatan mengalami peningkatan selama tahun 2011. Para penjahat makin brutal, mulai menggunakan senjata api untuk melukai dan menewaskan korban, juga petugas.

Selama April 2011, kejahatan jalanan yang paling banyak terjadi terdapat di Jakarta Utara dengan 323 kejadian kejahatan, disusul Tangerang sebanyak 296 kasus kejahatan, dan Jakarta Timur sebanyak 253 kasus kejahatan.

Polda Metro Jaya mencatat jenis kasus kejahatan terbanyak, yakni pencurian dengan pemberatan sebanyak 642 kasus, narkoba 417 kasus dan pencurian kendaraan bermotor 352 kasus.

Selain itu, sebanyak 22 lokasi di 5 wilayah di Jakarta menjadi titik rawan kejahatan jalanan. Seperti di Jakarta Pusat misalnya, terdapat sebanyak 5 titik lokasi rawan kejahatan, Jakarta Utara sebanyak 6 titik, Jakarta Barat sebanyak 5 titik lokasi, Jakarta Timur terdapat 3 titik lokasi dan Jakarta Selatan terdapat 3 titik lokasi rawan kejahatan jalanan. Di Bekasi dengan 3 titik dan Tangerang Kota 2 titik dan Depok 1 titik lokasi. [mvi]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA