Dian dan Randy Bukan Kasus iPad Pertama

AH
Oleh Anton Hartono
Senin 04 Juli 2011
share
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Baharudin Djafar - inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Baharudin Djafar menegaskan bahwa tersangka Dian Yudha Negara (42) dan Randy Lester Samu (29) bukanlah kasus pertama penjualan iPad bermasalah.

Sepanjang 2011 ini, Polda Metro Jaya telah menangani sebanyak enam kasus sejenis. "Tidak benar jika selama ini Polda Metro Jaya terkesan menjadikan Randy dan Dian adalah target utama. Karena kami berupaya mencari siapa dalang di belakangnya," tukasnya, Senin (4/7).

Menurutnya saat ini Polda Metro Jaya membentuk Sub Direktorat Industri dan Perdagangan Direktorat Kriminal Khusus (Subdit Indag Dirkrimsus). Tugasnya adalah untuk melihat bagaimana proses perdagangan dan perindustrian di Indonesia. Jika diketahui ada yang melanggar, maka hukum akan ditegakkan.

Dari data yang tercatat sepanjang 2011 ini, Polda Metro Jaya telah menangani kasus yang sama sebanyak enam kasus dengan barang bukti 71 buah iPad dari berbagai tipe. Bahkan pada 2010, Polda Metro Jaya juga telah menangani sebanyak lima kasus dengan barang bukti 61 iPad.

"Untuk penanganannya, kita bekerjasama dengan Depkominfo dan Deperindag. Khusus untuk Randy melanggar dua hal yakni tidak memiliki sertifikasi dan tidak memiliki manual book bahasaIndonesia," tambahnya.

Randy dan Dian terpaksa ditahan polisi karena berjualan iPad yang tidak dilengkapi dengan petunjuk berbahasa Indonesia dan belum memiliki sertifikasi Ditjen Postel. Keduanya menjual iPad secara online lewat forum jual beli di situs komunitas terbesar di Indonesia. Mereka ditangkap setelah polisi berpura-pura menjadi pembeli. [tjs]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA