Pemerintah Hold Saham di Newmont Hingga 5 Tahun

MF
Oleh Mosi Fajarwati Retnani
Sabtu 16 Juli 2011
share
newmont

INILAH.COM, Bogor - Pemerintah akan tetap menahan saham PT Newmont Nusa Tenggara minimal 5 tahun ke depan.

"Kita nggak akan jual dulu, kita hold dulu rapikan dulu di dalamnya. Paling tidak sekitar 5 tahun ke depan tidak akan jual dulu ke publik," tegas Kepala Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Soritaon Siregar dalam bincang-bincang bersama pewarta di Bogor, akhir pekan ini.

Ketika dikonfirmasi apakah pemerintah akan menambah jumlah sahamnya dengan membeli saham Newmont yang dilepas ke publik (IPO), ia belum bisa memastikan. Pasalnya, banyak faktor yang harus diperhatikan seperti harga saham yang ditawarkan dan kondisi pasar saat perusahaan tambang tersebut melantai di bursa.

"Kita akan hitung dulu, IPO-nya berapa persen, kondisi pasar kayak apa, kondisi perusahaan pertambangan kayak apa, market tes, banyak kondisi yang perlu kita perhatikan saat mau beli. Kalau keinginan itu kan ada hitung-hitungannya," pungkasnya.

Sebelumnya, PT Newmont Nusa Tenggara direncanakan akan tercatat sebagai emiten di semester II-2011. Masuknya Newmont di pasar modal Indonesia berpotensi meningkatkan kapitalisasi pasar hingga Rp 60 triliun.

Demikian disampaikan Direktur Utama BEI, Ito Warsito, di sela-sela diskusi Tantangan Pasar Modal Indonesia dalam Integrasi Pasar Modal ASEAN, Melalui Keterbukaan Informasi dan Penerapan IFRS, di Hotel Borobudur, Jakarta, bulan lalu. "Newmont akan listing di semester II, Freeport menyusul kemudian," jelas Ito.

Namun kepastian Newmont untuk masuk masih harus dinantikan, termasuk dari BEI. Yang jelas dengan kedatangan Newmont sebagai emiten baru akan meningkatkan kapitalisasi pasar senilai Rp 60 triliun. "Kita lihat nanti, apakah benar Rp 60 triliun. Yang pasti akan ada pertambahan yang cukup, karena Newmont salah satu yang ditunggu-tunggu," papar Ito. [cms]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA