Sebut Partai Islam Tak Laku, Sri Mulyani Blunder

HS
Oleh Haris Supriyanto
Sabtu 16 Juli 2011
share
Sri Mulyani - inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Pernyataan mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani tentang minimnya minat masyarakat untuk memilih partai Islam bisa menjadi bumerang.

"Pernyataan itu akan menjadi bumerang jika memang dalam pemilu 2014 nanti, dia (Sri Mulyani) menjadi calon presiden atau wakil presiden," kata Pengamat Politik, Abdul Hakim, kepada INILAH.COM, Sabtu (16/7/2011).

Sebab, kata Hakim, langkah Sri Mulyani untuk maju sebagai salah satu kontestan pemilu presiden melalui partai politik sendiri tidak akan mendapat dukungan maksimal.

"Kalaupun dia mendirikan partai sendiri sebagai mobil politiknya dalam pemilu nanti, saya tidak yakin akan booming seperti yang pernah dialami Partai Demokrat pada pemilu 2004 lalu."

Ia menilai sikap Sri Mulyani dengan pernyatan itu tidaklah tepat. Karena, untuk memuluskan kepentingannya pada pemilu 2014 nanti, Sri Mulyani belum tentu dibawa oleh partai nasionalis.

"Kalau melihat peluang, di partai nasionalis sejauh ini sudah punya figur sendiri untuk pemilu presiden nanti. Sebenarnya, dia memang cukup berpeluang untuk maju bersama partai Islam, tapi sayangnya dia mulai membatasi diri dengan pernyataan tersebut," tandasnya.

Dalam wawancara khusus dengan wartawan Charlie Rose yang disiarkan Bloomberg TV, pada 5 Juli 2011, yang transkrip wawancaranya dimuat di Srimulyani.Net, Sri Mulyani mengatakan bahwa mayoritas umat Islam di Indonesia lebih memilih partai beraliran nasionalis. [mah]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA