Stasiun Kalibata Akan Diperluas

WP
Oleh Wahyu Praditya Purnomo
Kamis 11 Agustus 2011
share
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo - inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pengguna jasa angkutan kereta api, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana memperluas Stasiun Kalibata, Jakarta Selatan. Terlebih mengingat kondisi stasiun, saat ini membutuhkan penambahan kapasitas.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan pihaknya telah memaparkan rencana tersebut secara komprehensif dalam rapat pimpinan. "Solusi idealnya adalah semua pihak sepakat keretanya dinaikkan, tapi memerlukan biaya yang tidak sedikit," kata Fauzi Bowo seusai Rapat Pimpinan di kantor BalaiKota, Jakarta, Kamis (11/8/2011).

Menurutnya, jika menaikkan jalur kereta api, dana yang dibutuhkan cukup besar. Maka, kembali pada keputusan alternatif yang lebih pragmatis dan realistis dengan memperpanjang stasiun Kalibata.

"Jadi nanti akan diperpanjang peronnya untuk meningkatkan layanan kereta api dan agar masyarakat sekitar juga dapat memanfaatkan kereta secara optimal," katanya.

Pria yang akrab disapa Foke ini mengungkapkan, saat ini perencanaannya hampir mendekati final. Sedangkan untuk pendanaannya masih belum ditetapkan dan masih dalam perhitungan kasar. Upaya ini juga sebagai proses pembelajaran tentang pengembangan Transit Oriented Development nantinya (TOD) di Jakarta.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono mengatakan saat ini perizinan dengan PT KAI untuk perluasan stasiun Kalibata sudah beres. Namun perluasan ini memiliki konsekuensi tersendiri, jalan di bawah yang berpotongan dengan rel akan ditutup.

Dijelaskannya, stasiun Kalibata akan diperluas ke arah selatan. Untuk menyiasati penutupan jalan itu, para pengguna kendaraan bermotor dapat melewati putaran yang disediakan. Untuk pengaturan arus lalu-lintas nantinya akan ada dua putaran yaitu di dekat STEKPI dan dekat dengan Kalibata.

"Kami akan ikut membantu mengatur lalu lintas saja saat pembangunan. Tahun ini, administrasinya beres, sementara pada tahun 2012 akan dimulai pembangunan fisiknya dan diharapkan pada tahun 2013, sudah dapat dioperasikan," ujar Pristono. [bar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA