INCO Revisi Produksi Jadi 71 Ribu Ton pada 2011

AM
Oleh Agustina Melani
Minggu 21 Agustus 2011
share
 

INILAH.COM, Jakarta PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO) menurunkan target produksi menjadi 71 ribu ton pada 2011 dibandingkan periode sama sebelumnya 73 ribu ton.

Wakil Presiden Direktur INCO Bernardus Irmanto optimis target produksi sebesar 71 ribu ton tersebut dapat tercapai 2011. Penurunan produksi tersebut karena gempa bumi dan badai petir yang terjadi pada 2011 sehingga perseroan merevisi target produksi . Perseroan juga terus berekspansi dengan produksi sebesar 120 ribu ton per tahun.

Selain itu, perseroan akan menganggarkan dana sebesar US$1,5 miliar untuk ekspansi perseroan hingga 2016. Perseroan akan membangun pabrik pemurnian nikel, jalan dari Sorowako ke Bahodopi. Dana investasi sekitar US$1,5 miliar akan berasal dari dana internal. "Untuk investasi pemurnian saja sekitar US$100 juta," ujar Presiden Direktur INCO Tony Wenas, akhir pekan ini.

Terkait rencana Presiden Direktur INCO Tony Wenas yang akan mundur , Tony mengatakan, alas an dia mundur karena alas an pribadi dan keluarga. Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada akhir September untuk menetapkan dan mengangkat pengganti Presiden Direktur INCO Tony Wenas.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA