Petani di Agam Mengeluh Harga Sawit Anjlok

HH
Oleh Harian Haluan Padang
Senin 22 Agustus 2011
share
inilah.com

INILAH.COM, Agam - Menjelang Idul Fitri 1432 H, petani sawit di Kabupaten Agam mengeluh, karena harga sawit anjlok berkisar Rp800-Rp1.000/kg. Padahal sebelumnya harga sawit mencapai Rp1.500/kg.

"Tetapi yang mencengangkan masyarakat, kenapa hanya di Kabupaten Agam saja harga sawit yang rendah. Padahal di Riau harganya mencapai Rp1.800/kg," kata salah seorang tokoh masyarakat di Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Adrian Agus Dt Kando Marajo.

Akibat selisih harga yang cukup tinggi itu, pedagang sawit banyak yang menjualnya ke Riau. Tetapi mereka tetap membeli kepada masyarakat dengan harga rendah.

Dt Kando Marajo menambahkan, di wilayah Agam Barat kini petani semakin banyak yang menanam sawit. Di Kecamatan Ampek Nagari saja hasilnya mencapai ribuan ton per bulan.

Cuma yang menjadi masalah, pabrik CPO tempat menjual buah sawit hanya tiga pabrik, yang terbesar adalah pabrik milik PT AMP. Karena merasa tidak punya saingan yang berarti, perusahaan itu memonopoli harga.

Sepertinya perusahaan tahu bahwa berapapun harga yang yang ditetapkan kepada petani, mereka terpaksa menjualnya kepada mereka. Karena itu ke depan masyarakat berharap agar ada penambahan pabrik CPO di wilayah Agam sehingga masyarakat punya sejumlah pabrik pilihan sebagai tempat penjualan buah sawit mereka. [mor]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA