Agustus, Penumpang Kereta Api Turun 18,12%

MR
Oleh Mosi Retnani Fajarwati
Senin 03 Oktober 2011
share
inilah.com/Ardhy Fernando

INILAH.COM, Jakarta - Jumlah penumpang kereta api di Jawa dan Sumatera pada Agustus 2011 mengalami penurunan sebesar 18,12% atau 14,8 juta orang dibanding bulan sebelumnya, sehubungan dengan adanya kebijakan pembatasan jumlah penumpang.

Hal tersebut diungkapkan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Djamal di Jakarta, Senin (3/10).

"Dari jumlah tersebut sebagian besar adalah penumpang Jabodetabek, yang merupakan penumpang pelaju (commuter) yaitu sebanyak 9,7 juta orang atau 65,19 persen dari total penumpang kereta api," paparnya.

Ia melanjutkan, penurunan jumlah penumpang terjadi di semua wilayah yaitu Jabodetabek 9,96 persen, Jawa non-Jabodetabek 30,06%, dan Sumatera 29,2%.

"Penurunan jumlah penumpang yang cukup tinggi salah satunya disebabkan karena adanya kebijakan batasan jumlah penumpang yang boleh diangkut setiap gerbong sebesar 150 persen dari kapasitas normal," tuturnya.

Secara kumulatif jumlah penumpang kereta api selama Januari-Agustus 2011 mencapai 133 juta orang atau turun 1,5% dibanding periode yang sama tahun 2010 yatu 135 juta orang.

Penurunan jumlah terjadi di semua wilayah yaitu wilayah Jabodetabek 1,68%, Jawa non-Jabodetabek 1,21%, dan Sumatera 1,29%.

Sedangkan untuk jumlah barang yang diangkut kereta api pada Agustus 2010 mencapai 1,7 juta ton atau turun 3,96% dibanding bulan sebelumnya. Sebagian besar barang yang diangkut tersebut tercatat di wilayah Sumatera yaitu sebanyak 1,3 juta ton atau 78,93%.

"Kenaikan terjadi di wilayah Sumatera sebesar 4,09 persen, sedangkan wilayah Jawa non-Jabodetabek turun 25,53 persen. Selama periode Januari sampai Agustus 2011 jumlah barang yang diangkut kereta api mencapai 13 juta ton atau naik 1,48% dibanding periode yang sama tahun 2010," tegasnya. [hid]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA