Dahlan Iskan Tunggu Arahan Presiden dan DPR

AM
Oleh Agustina Melani
Jumat 21 Oktober 2011
share
Menteri BUMN Dahlan Iskan - inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan, pihaknya akan fokus untuk mengurangi lalu lintas surat, laporan dan jumlah rapat hingga 50% dalam waktu tiga bulan.

Saat ini, pihaknya belum dapat membicarakan mengenai super holding dan privatisasi ke depan.

"Saya belum akan mau bicara tentang super holding, tentang privatisasi, tentang restrukrisasi, nanti saya bicarakan pada saatnya. Saya dengar keinginan presiden, menteri koordinator, dan DPR mau seperti apa," ujar Menteri BUMN Dahlan Iskan, saat ditemui di gedung Kementerian BUMN, Jumat (21/10).

Dahlan menginginkan pihaknya meningkatkan kinerja BUMN dengan fokus mengurangi lalu lintas surat, laporan, dan rapat hingga 50%. Selain itu, pihaknya akan mengurangi intervensi Kementerian BUMN terhadap perusahaan-perusahaan BUMN. Bila langkah tersebut dapat dilaksanakan dalam tiga bulan maka akan terjadi perubahan besar di BUMN. "Lebih baik saya kerjakan yang di depan mata sambil menyusun konsep dasar. Lalu lintas surat, laporan, dan jumlah rapat turun 50%. Sistem kerja yang tadinya mementingkan proses menjadi sistem yang mengutamakan hasil dengan proses yang tetap baik tetap efisien," tutur Dahlan.

Seperti diketahui, Dahlan Iskan baru saja dilantik menjadi Menteri BUMN pada Rabu (19/10) menggantikan Mustafa Abubakar yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri BUMN. [cms]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA