Pembunuhan Mayat Wanita dalam Kardus Mudah Dilacak

YM
Oleh Yudha Marhaena Setiawan
Sabtu 22 Oktober 2011
share
Foto : ilustrasi

INILAH.COM, Jakarta Pembunuhan terhadap Ibu dan Anak Ertati dan Eryanti yang dilakukan Rahmat Awawi terbilang direncanakan dengan matang, namun tetap saja tidak sempurna dan bisa diungkap polisi.

"Kejahatan yang dilakukan tersangka tak sempurna," ungkap Direktur Kriminal Umum Polda Metro jaya Kombes Pol Gatot Edy Pramono saat memberikan keterang pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (20/10/2011) malam.

Nomer barcode yang berada di kardus televisi yang digunakan Rahmat Awawi menjadi petunjuk berhasilnya aparat kepolisan untuk mengungkap dalang pembunuhan mayat dalam koper dan kardus.

Dari nomer tersebut anggota reskrimum Polda Metro jaya mulai melacak nomer tersebut dengan mendatangi pabrik elektronik Sharp dan mendatangi salah satu toko elektronik Damai, di Jalan Sukapura. Namun anggota hanya mendapatkan nama pembeli.

Gatot mengungkapkan, selain melacak kardus tersebut, polisi juga melacak kartu nama namun hasilnya tak ada hunungan orang yang ada di kartu nama dengan korban. Kemudian polisi juga memeriksa kedua keterangan saksi yang melihat pelat motor tersangka saat membuang Eryanti, di Cakung, Jakarta Timur dengan menggunakan koper. Alhasil polisi mendapatkan pemilik kendaraan milik denga milik tersangka.

Guna memperkuat penyelidikan, polisi juga memasang call center. Dan adik korban yang berada di Subang menelpon nomer tersebut polisi pun langsung melakukan tes DNS. Dari pengakuan juga adik korban, orang terdekat Ertati adalah Rahmat Awawi.Gatot mengatakan, kartu nama yang ditemukan dalam koper hanya untuk mengelabui petugas.

Seperti diketahu, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di dalam kardus di Jl Kurnia, Gang D, Jakarta Timur pada Jumat (14/10/2011) siang lalu. Di dalam kardus tersebut, ditemukan tiga lembar pas foto berwajah seorang pemuda diperkirakan berusia 15-20 tahun.

Keesokannya, Sabtu (15/10/2011), mayat bocah perempuan berusia sekitar 5-10 tahun ditemukan di dalam koper ditemukan di Jl Cakung-Cilincing, Cakung, Jakarta Timur. Pelaku juga meninggalkan petunjuk serupa seperti pada mayat di Koja, yakni sebuah kartu nama.[iaf]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA