Ustadz Ditembak Mati, Warga Sepande Serbu Mapolres

MS
Oleh Marlen Sitompul
Sabtu 29 Oktober 2011
share
beritajatim.com

INILAH.COM, Sidoarjo - Ratusan warga Desa Sepande serbu Markas Polres Sidoarjo terkait penembakan warganya, Riyadhus Sholikin. Warga menuntut agar oknum Polisi pelaku penembakan ditindak tegas.

Warga menuntut kasus ini diusut secara tuntas dan pelaku penembakan dihukum sesuai sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.

"Warga tidak ingin ditutupi atau terkesan membela anggota polisi yang diduga salah dalam bertindak," tegas Ali salah satu warga yang juga kerabat Riyadhus Sholihin, disela-sela aksinya.

Nampak warga yang melakukan aksi di depan Mapolres Sidoarjo dari kalangan pemuda sampai orang tua. Mereka terpukul dengan ditembaknya Riyadhus Shilihin. Riyadhus ditembak dibagian lengan dan tembus di dada oleh Briptu Eko Riftanto.

Akibat ketidak puasan terhadap kinerja Kepolisian, warga juga nampak memaki aparat kepolisian yang berjaga di depan Polres. Menurutnya, Polisi merupakan sebagai pembunuh dan bukan pelayan masyarakat. "Polisi bajingan, Sholikin Bukan penjahat tapi ditembak mati," teriak mereka sambil mengencangkan motornya.

Sebagaimana diketahui, aparat kepolisian yang menembak mati Riyadhus Sholikin usai manabrak salah satu anggota Reskrim Briptu Widianto di depan Cafe Ponti Rasa Sayang di sebelah barat GOR Delta Sidoarjo. [beritajatim/mah]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA