DPR: OJK Harus Perhatikan Perbankan Syariah

SN
Oleh Sandiyu Nuryono
Rabu 16 November 2011
share
kontan.co.id

INILAH.COM, Jakarta - Terbentuknya OJK tidak hanya memperhatikan
perbankan konvensional, melainkan juga harus memperhatikan perbankan syariah.

Demikian dikatakan Anggota Komisi XI DPR RI Andi Rahmat di Jakarta, Rabu (16/11). "Terbentuknya OJK bukan cuma transisi institusi secara institusional tapi juga perilaku pendekatan trhadap institusi syariah. Intinya OJK ini tidak boleh mengabaikan industri keuangan syariah," tegasnya.

Lebih jauh Andi menuturkan, dalam UU OJK memang tidak spesifik mengatur pengawasan terhadap perbankan syariah. Namun, dalam UU perbankan syariah itu ada pasal yang mengatur perbankan syariah. "Nah, sama juga nanti jadi kita akan menyebut lebih dalam, seperti halnya UU asuransi, dana pensiun dan macam-macam ini," terangnya.

Menurut Andi, pengawasan industri keuangan syariah yang di dalamnya terdapat perbankan syariah sangat mendesak. "Oh iya dong. Ini industrinya sudah ada ditengah-tengah kita. Termasuk insurance sekarang juga pembiayaan syariah multifinance syariah juga ada. Sukuk bond juga banyak perusahaan-perusahan swasta yang menerbitkan sukuk," ucapnya. [cms]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA