Ulil: Muscab Demokrat Jember Tak Sehat

IN
Oleh inilahcom
Senin 12 Desember 2011
share
Ulil Abshar-Abdalla - MI/Isman Ismoyo

INILAH.COM, Jember - Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Ulil Abshar-Abdalla, meminta agar dua kubu yang berseberangan di Partai Demokrat Jember melakukan rekonsilisasi.

"Memang ada proses yang kurang sehat (dalam musyawarah cabang Partai Demokrat Jember), di mana ada beberapa PAC (Pengurus Anak Cabang) yang tidak bisa terlibat dalam proses muscab. Kita menyayangkan itu terjadi," kata Ulil usai seminar tentang politik hijau di gedung Rektor Universitas Jember, Senin (12/12/2011).

Seperti diberitakan Beritahatim, Uli mengatakan, DPP Partai Demokrat akan berupaya mendorong terjadi rekonsilisasi. "Harapan kita, Partai Demokrat di Jember di bawah satu kepemimpinan. Siapapun itu. Buat kami tidak penting siapa yang jadi ketua. Yang penting adalah partai ini ada di bawah satu kepengurusan," kata Ulil.

Saat ini, dualisme terjadi di tubuh Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Jember. Satu DPC diketuai oleh Saptono Yusuf, yang juga menjabat ketua DPRD Jember. Sementara, DPC versi lainnya diketuai Waseso, anggota Fraksi Demokrat DPRD Jember. Keduanya sama-sama mengklaim sebagai DPC yang legal.

Dualisme berawal dari kisruh pada pelaksanaan musyawarah cabang untuk memilih ketua periode 2012-2017. Tak bisa masuk ke lokasi muscab di Surabaya, 18 PAC memilih menggelar muscab sendiri di luar kantor DPD Partai Demokrat Jatim. Dengan aklamasi, mereka memilih Waseso menjadi ketua DPC Partai Demokrat Jember 2012-2017. Sementara, dalam Muscab yang berada di kantor DPD, Saptono terpilih menjadi ketua.

Ulil menolak mengomentari, mana kepengurusan yang sah. "Dalam situasi seperti ini, tentu tidak bijaksana kita bicara soal sah atau tidak, karena yang harus kita hadapi dua kepengutusan. Nanti saran akan kita kemukakan secara internal kepada pengurus DPC sekarang, kedua-duanya. Kebijakan internal saya tidak bisa mengatakan secara publik," katanya.

Gejala perpecahan pascamuscab atau musyawarah daerah terjadi di sejumlah kepengurusan Demokrat di Indonesia. "Ini dinamika internal dalam partai. Kita sayangkan terjadi, tapi ya inilah faktanya. Jadi teman-teman perlu bersikap bijaksana," kata Ulil. [mah]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA