Penembakan di Aceh

Menko Polhukam Dinilai Hanya di Atas Kertas

MS
Oleh Marlen Sitompul
Sabtu 07 Januari 2012
share
Djoko Suyanto - inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Aksi penembakan kembali terjadi di Nanggroe Aceh Darussalam, Kamis (5/1/2012) malam. Tercatat sejak 31 Desember 2011, peristiwa penembakan terjadi empat kali.

Ketua Fraksi PKB, Marwan Jafar menilai maraknya tindak kekerasan yang terjadi di tanah air menunjukkan bahwa kondisi Indonesia kian terancam. Menurutnya, situasi politik dan keamanan sudah tidak lagi kondusif.

"Memang kondisi bangsa kita sudah sangat kacau. Polkamnya harus benar-benar serius ditangani, stabilitas politik keamanan harus benar-benar jernih," kata Marwan kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (6/1/2012).

Oleh sebab itu, ia mendesak agar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Djoko Suyanto dapat mengatasinya. Menurutnya, Djoko harus lebih proaktif dalam mengatasi situasi keamanan di Indonesia. "Butuh koordinasi kementerian Polhukam, jangan hanya diatas kertas saja," tegasnya.

Sebelumnya, Djoko belum dapat memastikan secara pasti penyebab terjadinya peristiwa penembakan yang terjadi di Aceh. Menurutnya, sampai saat ini diduga penembakan tersebut lebih kepada kecemburuan sosial sesama warga.

"Berdasarkan hasil laporan Gubernur (Irwandi Yusuf) dan Kapolda, ada kecemburuan sosial. Kita akan cari akar permasalahannya," katanya. [mar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA