Langkah Polisi Berantas Ranjau Paku Mudah Terbaca

IA
Oleh Irvan Ali Fauzi
Selasa 10 Januari 2012
share
inilah.com/ Dok

INILAH.COM, Jakarta - Upaya Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya untuk memberantas aksi penebar paku di jalan, terkendala dengan terbatasnya personel. Hal tersebut membuat para pelaku mudah membaca gerak-gerik petugas.

Hal itu diakui oleh Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Wahyono, saat ditemui wartawan, Selasa (10/1/2012). Dia mengatakan kesulitan untuk memberantas penyebar paku, karena kurangnya personel, sehingga penyebaran personel mudah dibaca pelaku.

"Awalnya kami menetapkan pagi dan sore hari. Nanti kami ubah sebagai random sampling atau tidak menetap pelaksanaanya itu," katanya

Wahyono melihat tebar paku biasa dilakukan oleh pelaku pada jam padat aktivitas. Dia menghimbau kepada para pengguna jalan untuk bisa melaporkan jika melihat ada pelaku penebar paku yang beraksi.

"Untuk itu kami sarankan agar selalu meningkatkan kewaspadaan warga, kemudian lapor polisi jika merasa sudah tidak aman," imbaunya.

Menurut data yang dimiliki Ditlantas Polda Metro Jaya, berikut adalah jalan yang rawan ranjau paku, yakni Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, dan Jalan Sultan Agung. Serta dari traffic light Pondok Ungu sampai jembatan Banjir Kanal Timur, Cakung, Bekasi, Jalan raya Bogor, Jalan Casaablanka, sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto.[bay]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA