Napi Cipinang Sembunyikan Sabu

Kanwilkum dan HAM DKI Bantah Kecolongan

AH
Oleh Anton Hartono
Kamis 12 Januari 2012
share
inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Terkait adanya penemuan sabu seberat 200 gram milik narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur pada Selasa (10/1) malam kemarin, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwilkum dan HAM) DKI Jakarta, Taswem Tarib membantah jika pihaknya kecolongan.

Pasalnya modus penyelundupan narkotika ke dalam lapas itu melalui sebuah lilin yang biasa digunakan untuk hari keagamaan. "Masih bisa ditolerir, karena barang itu masuk melalui lilin yang digunakan untuk hari raya," ujarnya.

Namun dengan adanya peristiwa itu, menjadikan sebuah pelajaran bagi pihaknya untuk bisa lebih mewaspadai terhadap setiap barang yang masuk ke dalam ruang tahanan. Dan sampai saat ini masih belum ditemukan adanya keterlibatan petugas lapas, terkait masuknya barang haram tersebut.

Bahkan dirinya mengaku tidak akan segan memberikan sanksi terberat hingga pemecatan jika ada petugas yang terlibat. "Kalau ada petugas yang terbukti terlibat, sudah jelas hukumannya dikeluarkan," tegasnya.

Sebelumnya, pada Selasa (10/1) malam lalu, petugas Lapas Cipinang menemukan sabu seberat 200 gram milik dua orang narapidana bernama Siang An (37) dan Rahmat Hidayat (33) alias Acong. Sabu tersebut dikemas dalam sebuah lilin merah ukuran besar yang biasa digunakan untuk perayaan Imlek dan disembunyikan lagi di dalam DVD player.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA