KPAI Rawat Anak Korban Kekerasan Orang Tua Angkat

IA
Oleh Irvan Ali Fauzi
Senin 16 Januari 2012
share
Foto: Ilustrasi

INILAH.COM, Jakarta - L (12), seorang anak yang jadi korban kekerasan orangtua angkatnya, Ny S, sudah diamankan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Menurut Sekjen Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Muhammad Ikhsan, anak itu saat ini sudah berada di tempat yang aman dan sedang dalam tahap pemulihan trauma.

"L sekarang sudah ditempat yang aman, sebuah rumah bersama dengan anak-anak lainnya dibawah pengawasan KPAI," jelas Ichsan, saat dihubungi Senin (16/1/2012).

Ikhsan menjelaskan saat ini L sudah mulai melupakan traumanya, L sudah mulai periang dan bergabung dengan teman lainnya.

"Sekarang kondisinya sudah cukup baik, mulai bersosialisasi dengan teman lainnya. Tidak seperti dulu yang cendering pendiam dan muram," ucapnya.

Seperti diketahui, terkait kasus penganiayaan yang diterima L dari Ny S, pihak KPAI lalu melaporkan peristiwa yang dialami oleh L ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (14/1/2012) yang lalu.

"L sudah dibuatkan visum dan hasilnya dalam dua hari nanti akan diserahkan ke penyidik," ujar Ikhsan.

L kabur dari rumah orang tua angkatnya pada 3 Januari 2012. Dia ditemukan pingsan di pinggir jalan di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat dengan kondisi penuh lebam oleh seorang pegawai konveksi. Pegawai konveksi lalu menghubungi sebuah radio dan meneruskan ke KPAI.

L mendapat kekerasan dari orangtua angkatnya, Ny S setelah diadopsi dari sebuah panti asuhan di kawasan Tangerang. Ny S yang mengangkat L berjanji akan menyekolahkan L, namun ternyata L dijadikan pembantu.

Tidak hanya itu, L juga sering mendapat perlakuan kasar hingga dipukuli oleh Ny S. L pun hanya diberi uang sebesar Rp 5 ribu perminggu oleh Ny S.[bay]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA