Polda Metro Akan Periksa Kembali Ari Sigit

IA
Oleh Irvan Ali Fauzi
Rabu 18 Januari 2012
share
Ari Sigit - IST

NILAH.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya akan kembali melakukan pemanggilan terhadap cucu mendiang mantan Presiden Soeharto, Ari Sigit, untuk menjalani pemeriksaan terkait laporan proyek fiktif PT Dinamika Daya Andalan yang menimbulkan kerugian Rp 2,5 miliar.

"Kalau dibutuhkan keterangan, maka dia akan dipanggil lagi," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Rabu (18/1/2012).

Menanggapi bantahan Ari Sigit, bahwa dirinya tidak terkait dengan perusahaan tersebut, meski disebutkan jika ia menjabat sebagai Direktur Komisaris PT Dinamika Daya Andalan (Dinamika), Kabid Humas mengatakan itu adalah hak dari Ari. "Silahkan membantah, itu hak dia. Yang jelas ada kerugian. Dia harus memberikan klarifikasi," ujar Rikwanto.

Kasus ini berawal dari laporan Sutrisno dan Mariati, dua pejabat di PT Krakatau Wajatama (anak perusahaan PT Krakatau Steel) Cilegon ke polisi. Ari menjabat Direktur Komisaris PT Dinamika Daya Andalan (Dinamika).

PT Krakatau Wajatama menunjuk perusahaan Ari sebagai pelaksana proyek pengurukan tanah di Cilegon. Penunjukkan tertera dalam surat perjanjian kontrak kerja. Dalam laporan disebutkan, setelah PT Krakatau Wajatama menggelontorkan uangnya Rp2,5 miliar, Ari diduga tidak menjalankan proyek pengurugan tanah itu.

Polda Metro Jaya juga sempat mengancam akan menjemput paksa Ari Sigit karena telah mangkir dari dua kali panggilan. "Yang jelas, PT ini yang dipimpin saudara Ari. Apakah dia langsung terjun dalam mekanisme perjanjian tertentu atau dia terima laporan tapi tidak tahu. Yang jelas perusahaan itu atas namanya," tegas Rikwanto.

Menurut Rikwanto Ari dituduh menggelapkan dana proyek tersebut karena sampai waktu yang disepakati, proyek itu tidak berjalan. Proyeknya fiktif? "Proyeknya tidak dikerjakan sesuai dengan perjanjian. Belum dikerjakan, karena itu laporan itu dibuat," jelas Rikwanto.[bay]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA