Bursa Asia Mixed Dipicu Lelang Obligasi Portugal

MR
Oleh Mosi Retnani Fajarwati
Rabu 18 Januari 2012
share
IST

INILAH.COM, Jakarta - Bursa saham Asia berakhir mixed pada perdagangan Rabu (18/1), seiring dengan digelarnya lelang obligasi Portugal dan Yunani yang akan melanjutkan pembicaraan kreditur swasta terkait restrukrisasi utang.

Berdasar data yang dikutip dari CNBC.com hari ini, indeks Nikkei Jepang naik ke level penutupan tertinggi dalam hampir dua minggu terakhir dipicu oleh tingginya perdagangan siang tadi. Sementara saham perusahaan listrik menjadi saham favorit hari ini. Saham Tokyo Electric Power naik 7,8%.

Saham-saham lapis pertama mencatatkan penguatan terbesar, usai pemegang kebijakan menyatakan akan menaikkan tarif listrik bisnis sekitar 17%. Kenaikan ini sehubungan dengan membengkaknya biaya akibat rusaknya pembangkit nuklir Fukushima usai tsunami.

Saham Elpida Memory naik 6,6% setelah surat kabar Yomiuri menyatakan bahwa perseroan akan mengikatkan modal dalam Micron Technology. Indeks naik 1% menjadi 8.550,58. Indeks Topix naik 0,5% menjadi 734,98.

Indeks Seoul nyaris berakhir flat. Pelemahan dipimpin oleh saham kendaraan roda emat, dengan saham Hyundai Motor turun 2,2%, sementara saham Kia Motors turun 2,9%. Indeks KOSPI naik 0,02% menjadi 1.892,39.

Indeks Australia berakhir menguat, didukung data ekonomi global yang menghapus kekhawatiran terhadap pertumbuhan dan munculnya ekspektasi produksi bijih besi BHP Billiton yang akan mencapai rekor tertinggi tahun ini. Saham BHP naik 0,8% setelah mengeluarkan proyeksi produksi Desember 2012. Saham Rio Tinto naik 1,4%, sementara saham Fortescue naik 5,2%.

Saham perbankan turun tajam terimbas sentimen laporan kinerja Citigroup, dipimpin oleh penurunan saham ANZ Banking Group sebesar 1,2%. Indeks ASX 200 naik 2,3 poin menjadi 4.217,9. Indeks NZX 50 naik 0,4% menjadi 3.247,5.

Indeks China ditutup turun 1,4% karena investor menguangkan keuntungan yang didapat Selasa lalu menjelang liburan Tahun Baru Imlek. Indeks Shanghai Composite melemah ke 2.266,4 setelah melompat 4,2% sehari sebelumnya, di tengah optimisme atas kebijakan pemerintah untuk mendukung pasar saham. Indeks Hang Seng ditutup naik 0,3% ke 19.686,92. Indeks China Enterprises turun 0,09% menjadi 10.952,6. Indeks Singapura Straits Times turun 0,73% dan indeks Malaysia KLCI turun 0,13%.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA