Wall Street Berpotensi Mixed

WM
Oleh Wahid Ma'ruf
Rabu 22 Februari 2012
share
IST

INILAH.COM, New York - Bursa saham Wall Street pada perdagangan Rabu (22/2/2012) diperkirakan bergerak mixed dengan melemahnya bursa Eropa karena tetap mengkhawatirkan krisis utang Eropa.

Bursa saham Eropa seperti indeks FTSE turun 0,2%, indeks DAX turun 0,7%, indeks CAC turun 0,2%. Bursa saham Wall Street Selasa kemarin berakhir mixed. Meskipun indeks Dow Jones sempat menyentuh ke level 13.000 untuk pertama kali sejak Mei 2008, dan kenaikan harga minyak mendorong prospek ekonomi.

Indeks Dow Jones naik 16,12 poin atau 0,12% ke level 12.965,99. Indeks S&P 500 naik 1 poin atau 0,07% ke level 1.362,23. Indeks Nasdaq turun 3,21 poin atau 0,11% ke level 2.948,57.

Bursa saham Eropa dan Asia terpengaruh data China tentang manufaktur bulan Februari yang mengalami kontraksi. PMI, yang merupakan indikator awal kegiatan industri China, naik ke level tertinggi dalam empat bulan ke 49,7 pada Februari 2011 dari 48,8 pada Januari 2011. PMI di bawah 50 menunjukkan terjadi kontraksi, untuk sebagian besar dari delapan bulan terakhir.

Pemerintah Obama akan mengusulkan pemotongan tarif pajak untuk persusahaan dari 35% menjadi 28%. Langkah ini merupakan bagian dari rencana reformasi pajak yang akan diumumkan hari ini.

Pasar juga mencermati rilis kinerja Hewlett-Packard kuartal pertama 2012 sebelum pembukaan. Analis memprediksi laba per saham mencapai US$0,71 dengan pendapatan US$30,7 miliar. Emiten lain yagn akan mengumumkan adalah Expres Script, TJX dan Analog Devices.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA