Diduga Provokator, Polisi Amankan Enam Mahasiswa

WP
Oleh Wahyu Praditya Purnomo
Rabu 14 Maret 2012
share
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Kepolisian Sektor (Polsek) Jakarta Pusat, menahan enam mahasiswa yang diduga sebagai provokator dalam kericuhan aksi penolakan BBM yang digelar di depan kampus UKI, Salemba, Rabu (14/3/2012) malam.

Kapala bagian Operasi (Kabag Ops), Polrestro Jakarta Pusat, AKBP Irsan, membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, enam mahasiswa yang diamankan polisi, diduga sebagai provokator aksi penolakan kenaikan BBM yang berakhir ricuh.

"Enam mahasiswa ditahan di Polres pusat. Diduga mereka sebagai provokator dalam aksi tersebut. Karena mereka melakukan penutupan jalan," kata Irsan.

Diberitakan sebelumnya, mahasiswa UKI melakukan aksi penolakan terkait rencana kenaikan harga BBM, di depan kampus UKI, Salemba. Lantaran mahasiswa melakukan penutupan jalan, aksi tersebut pun diakhiri kericuhan antara mahasiswa dengan aparat kepolisian.

Sementara disaat bersamaan, Markas HMI yang terletak di Cilosari 17, Cikini, Jakarta Pusat, digeledah aparat kepolisian. Aksi pengamanan lapangan yang dilakukan pihak kepolisian ini, berbuntut penangkapan tiga kader HMI. "Tiga orang kader HMI ditodongkan senjata tanpa alasan yang jelas," ungkap Wasekum PTKP Badko HMI Jabodetabeka-Banten, Alfian Ramadhani.[dit]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA