Harga Timah Turun, Laba Bersih TINS Tergerus 5%

MR
Oleh Mosi Retnani Fajarwati
Kamis 29 Maret 2012
share
 

INILAH.COM, Jakarta - Laba bersih konsolidasi PT Timah Tbk (TINS) tahun buku 2011 turun tipis 5% menjadi Rp896,8 miliar, dari laba bersih tahun 2010 sebesar Rp947,9 miliar.

Sekretaris Perusahaan TINS Abrun Abubakar mengatakan, lebih rendahnya laba bersih perseroan pada 2011 tersebut disebabkan oleh ketidakstabilan harga logam timah dunia yang terjadi pada semester kedua 2011, sehingga berdampak pada penurunan volume penjualan yang merupakan bagian dari gerakan moratorium (penundaan) ekspor timah dari Bangka Belitung.

"Ketika harga timah turun sampai US$19 ribu per metrik ton pada bulan Oktober 2011, dimana harga timah tersebut lebih rendah dari pada biaya produksi," ungkapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (29/3/2012).

Dengan demikian laba bersih per saham pun mengalami penurunan menjadi Rp178,2 per saham, dari Rp188,3 per saham pada tahun 2010. Laba kotor perseroan tahun 2011 mencapai Rp1,973 triliun atau 3% lebih tinggi dibandingkan laba kotor tahun 2010 sebesar Rp1,924 triliun. Beban pokok pendapatan turun 5% dibandingkan tahun sebelumnya yaitu Rp7,26 triliun pada tahun 2010, menjadi Rp6,868 triliun pada tahun 2011.

Sementara laba sebelum pajak lebih tinggi 13% dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp1,127 triliun menjadi Rp 1,268 triliun pada tahun 2011. Total aktiva perseroan naik sebesar 11% dari Rp5,881 triliun menjadi Rp6,569 triliun. "Peningkatan ini terutama disebabkan oleh naiknya persediaan lancar sebesar 36 persen dari Rp1.802,7 miliar tahun 2010, menjadi Rp 2.447 miliar pada tahun 2011," jelasnya.

Total kewajiban lancar naik sebesar 10% dari Rp1,269 triliun pada tahun 2010 menjadi Rp1,422 triliun pada tahun ini. Total ekuitas naik 11% menjadi sebesar Rp4,597 triliun pada 2011, dibandingkan Rp4,203 triliun pada tahun 2010.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA